Prancis tangguhkan sidang Jacques Chirac

Jacques Chirac

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Jacques Chirac menjabat presiden Prancis antara tahun 1995 dan 2007

Pengadilan Paris memutuskan menangguhkan sidang korupsi terhadap mantan Presiden Jacques Chirac karena gugatan salah satu terdakwa.

Penundaan dilakukan karena pengacara salah satu dari sembilan terdakwa mengatakan pengadilan bertindak tidak konstitusional dengan menggabungkan dua perkara yang muncul dari masa ketika Chirac menjadi walikota Paris.

Perkara pertama menyangkut penggelapan dalam kasus 21 pekerjaan fiktif sedangkan perkara kedua menyangkut konflik kepentingan dalam tujuh pekerjaan fiktif.

Hakim Dominique Pauthe mengatakan sidang pengadilan atas kedua perkara akan dilanjutkan pada 20 Juni.

Pengacara salah seorang terdakwa bernama Remy Chardon mengatakan dua kasus itu digabung karena perkara pertama sudah tidak bisa disidangkan karena masa berlakunya sudah habis.

Hakim mengatakan gugatan Chardon harus diputus oleh Pengadilan Kasasi.

Tuduhan atas Chirac menyangkut periode antara 1977 dan 1995 dimana dia dituduh membayar beberapa teman separtainya yang menduduki pekerjaan fiktif di pemerintah kota Paris dan menggunakan dana yang dikeluarkan untuk membiayai partainya.

Chirac membantah melakukan pelanggaran seperti didakwakan.

Chirac adalah presiden pertama Prancis yang diadili atas dakwaan pidana sejak Marsekal Philippe Petain dinyatakan bersalah atas dakwaan pengkhianatan pada akhir Perang Dunia II.