Obama kenang korban serangan Mumbai

Presiden Amerika Serikat Barack Obama mengatakan India dan Amerika bersatu melawan terorisme ketika mengunjungi lokasi penyerangan teroris berdarah di Mumbai tahun 2008.
Dia mengatkaan hotel Taj Mahal Palace tempat dia dan rombongan tinggal dalam kunjungan ke India, merupakan simbol "kekuatan dan ketangguhan" India.
Obama berada di India dalam kunjungan selama 10 hari ke Asia yang bertujuan meningkatkan ekspor Amerika serta menciptakan lapangan kerja.
Dia dijadwalkan berkunjung ke Indonesia, Korea Selatan dan Jepang.
"Kita tidak akan pernah lupa," ujar Obama dalam upacara mengenang para korban yang tewas dalam serangan yang dilakukan oleh militan Islam itu.
Tugu peringatan serangan itu berupa air mancur dengan taburan bunga yang terletak di luar lobby hotel tersebut.
Dia juga menulis di buku tamu tugu: "Amerika Serikat menunjukkan solidaritas dengan seluruh Mumbai dan India lewat kerjasama untuk mengataasi terorisme."
Lebih dari 170 orang tewas dalam serangakaian serangan terkoordinasi di seluruh kota November 2008.
Obama mengatakan dirinya berniat mengirim satu satu peringatan dengan membuat Mumbai sebagai kota pertama yang dikunjungi dan tinggal di hotal Taj.
Setelah itu, Obama dan isterinya berkunjung ke musium di bekas rumah Mahatma Gandhi, yang dipandang sebagai bapak kemerdekaan India dan dipuja sebagai pemimpin spiritual global.
Obama menulis di buku tamu bahwa Gandhi "adalah pahlawan bukan untuk India, tetapi bagi dunia".
Presiden Obama dijadwalkan bertemu dengan para pengusaha setempat dan Amerika Serikat. Para pejabat Amerika Serikat berharap akan ada pengumuman soal kontrak besar.
Kunjungan Presiden Obama ini dilakukan setelah partai Demokrat mengalami kekalahan di pemilihan sela yang dipandang sebagai hukuman karena pemerintah gagal mengatasi angka pengangguran yang tinggi.









