Parlemen India bertemu separatis Kashmir

Syed Ali Shah Geelani (kiri) bertemu dengan anggota delegasi anggota parlemen India
Keterangan gambar, Geelani sebelumnya menyatakan dia tidak akan bertemu dengan delegasi

Seorang pemimpin separatis di wilayah Kashmir milik India bertemu dengan lima anggota delegasi multi partai parlemen India dari Delhi.

Syed Ali Shah Geelani, yang dianggap sebagai seorang separatis garis keras, sebelumnya menolak bertemu dengan delegasi itu.

Para pemimpin kelompok separatis lain sejauh ini memboikot pertemuan itu, pertemuan pertama antara pemimpin separatis dengan sebuah tim anggota parlemen dari semua partai India pertama dalam dua dasawarsa terakhir.

Kelompok yang terdiri dari hampir 40 orang itu bertujuan untuk menghentikan aksi protes dengan kekerasan yang telah merenggut nyawa lebih dari 100 orang di Kashmir sejak bulan Juni.

Wartawan BBC Altaf Hussain di kota terbesar di Kashmir wilayah India, Srinagar, mengatakan pemerintah India mencoba membangun konsensus di antara partai-partai besar negara itu mengenai bagaimana menangani situasi tersebut.

Tak bisa bertemu

Dalam kunjungan selama dua hari itu, delegasi berencana berkonsultasi dengan masyarakat dan politisi Kashmir di wilayah yang mayoritas penduduknya beragama Islam itu.

Tetapi banyak masyarakat yang ingin bertemu dengan delegasi itu yang merasa marah karena mereka tidak bisa bertemu akibat larangan keluar rumah yang diterapkan.

Geelani memimpin faksi garis keras Konferensi Hurriyat (HC), sebuah kelompok separatis dan sekarang berada dalam tahanan rumah.

Wartawan BBC mengatakan mengatakan keputusan Geelani untuk bertemu dengan para anggota parlemen itu tidak diperkirakan karena dia selama ini merupakan salah seorang pengecam keras kebijakan Delhi di kawasan itu.

Menjelang kedatangan tim dia mengatakan tidak akan bertemu dengan mereka.

Sebelumnya delegasi itu hanya bertemu dengan para politisi dan pengusaha pro-India.