Obama tuntut keadilan di Srebrenica

Pemakaman Srebrenica
Keterangan gambar, Lebih dari 700 jenazah yang diidentifikasi dimakamkan di Srebrenica

Barack Obama melukiskan pembantaian Srebrenica sebagai "noda dalam kesadaran kolektif kita" sementara ratusan korban pembunuhan 1995 dimakamkan.

Dalam pernyataan yang dibacakan di kota Bosnia itu, Presiden Obama mengakui kegagalan masyarakat internasional untuk melindungi wilayah Sebrenica.

Obama menegaskan, mereka yang bertanggung jawab harus diburu.

Lebih dari 7.000 pria dan anak laki-laki Muslim dari kota itu dibunuh oleh pasukan Serbia Bosnia yang menyerbu pada bulan Juli 1995.

Pembantaian itu merupakan kekejaman terburuk di Eropa sejak Perang Dunia Kedua.

Ratusan korban pembantaian dimakamkan dalam sebuah upacara di luar kota itu hari Minggu.

Sebanyak 755 peti jenazah dengan tulang belulang korban yang baru diidentifikasi dari pemakaman massal dikebumikan di pemakaman Potocari dekat Srebrenica.

Ratko Mladic

Pemakaman di Srebrenica
Keterangan gambar, Kehadiran Boris Tadic menyebabkan berbagai tanggapan dari masyarakat

Para pemimpin Eropa dan semua presiden bekas Republik Yugoslavia yang berkumpul untuk upacara itu mendengar kata-kata Obama bahwa "tidak ada perdamaian yang lestari tanpa keadilan".

Obama mendesak "pengadilan dan penangkapan mereka yang melakukan genosida".

Presiden AS menambahkan, "Ini termasuk Ratko Mladic yang memimpin pembunuhan dan masih buronan".

Presiden Serbia Boris Tadic menghadiri upacara itu yang dipandang sebagai sikap yang positif.

Selama bertahun-tahun, Beograd menyangkal skala pembunuhan itu namun bulan Maret Parlemen Serbia mengesahkan resolusi yang bersejarah meminta maaf atas pembantaian itu.

Resolusi itu menyatakan, Beograd seharusnya bertindak lebih banyak dalam mencegah tragedi.

Tadic mengulang kembali tekad pemerintah untuk melacak jenderal yang masih buronan itu.

Hari Minggu dia mengatakan, "Sebagai Presiden Serbia, saya tidak akan menyerah dalam mencari buronan dan ini berarti adalah Ratko Mladic."

Mantan jenderal Serbia Bosnia itu telah menjadi buronan hampir 15 tahun dan diyakini berada di Serbia.