Amerika dan Rusia tukar mata-mata

Berbagai laporan dari Rusia menyebutkan pertukaran tahanan sedang dipersiapkan untuk membawa 10 orang yang diduga mata-mata Rusia dari Amerika Serikat.
Seorang laki-laki yang dipenjara di Rusia karena menjadi mata-mata CIA mengatakan ia bersama beberapa orang lainnya yang belum jelas identitasnya akan ditukar dengan 10 orang Rusia tersebut, demikian informasi dari keluarga laki-laki itu.
Igor Sutyagin dikutip mengatakan ia akan diterbangkan ke Wina, kemudian London, pada hari Kamis.
Baik pemerintah Rusia maupun Amerika tidak memberikan komentar akan berita pertukaran tahanan itu.
Ke-10 tersangka mata-mata Rusia itu ditangkap bulan lalu di negara bagian Virginia dan New York dengan dugaan bekerja sebagai agen tidak sah yang bekerja untuk pemerintah Rusia.
Tersangka ke-11 ditangkap di Siprus tetapi menghilang setelah dilepas dengan jaminan.
Pada hari Rabu, harian The New York Times mengutip sumber yang dekat dengan kasus ini mengatakan pemerintah Amerika mencoba mencari jalan keluar secepatnya.
Tak ada pilihan
Igor Sutyagin, seorang spesialis senjata nuklir, sedang menjalani hukuman 15 tahun penjara karena memberikan informasi kepada perusahaan Inggris yang dituduh digunakan sebagai topeng kegiatan CIA.
Menurut saudara laki-lakinya, Dmitry, ia mengatakan bahwa pejabat Rusia sudah mengisyaratkan pembebasannya dan ia akan dikirim ke Inggris untuk ditukar dengan sejumlah mata-mata.
Pejabat Rusia tadi bertemu dengan Sutyagin hari Senin di sebuah penjara di Arkhangelsk, Rusia utara, dan pejabat Amerika juga hadir dalam pertemuan itu, demikian saudara laki-laki Sutyagin mengatakan.
Sutyagin mengatakan ia dipaksa membuat pengakuan, dan tetap mengaku tidak bersalah serta tidak ingin meninggalkan Rusia, tambah saudaranya tersebut.

Setelah pertemuan itu Sutyagin dilaporkan dipindah ke penjara Lefortovo di Moskow.
Pengacara Sutyagin, Anna Stavitskaya mengatakan kepada kantor berita Reuters, kliennya menerima pertukaran itu karena tidak mempunyai pilihan lain.
''Ia tahu, kalau tidak bersedia maka sepanjang hidupnya ia akan menderita. Tetapi ia tetap bersikukuh tidak bersalah,'' kata Stavitskaya.
Media Rusia mengutip anggota keluarga Sutyagin yang mengatakan telah melihat daftar pertukaran itu dengan diantaranya terdapat nama Sergei Skripal bersama Sutyagin.
Skripal adalah anggota intelejen militer Rusia, GRU, yang dinyatakan bersalah menjadi mata-mata untuk Inggris tahun 2006.
Dakwaan konspirasi
Ke-11 anggota yang dituduh bagian dari jaringan mata-mata Rusia di Amerika dituduh melakukan konspirasi untuk bertindak sebagai agen yang tidak sah pemerintah asing.
Kejahatan mereka dianggap tidak seserius menjadi mata-mata itu sendiri dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.
Dua diantara tersangka, Mikhail Kutzik dan Natalia Pereverzeva, hidup sebagai pasangan dan bersama anak mereka tinggal di Arlington, tak jauh dari Washington DC.
Mereka mengaku sebagai warga Rusia dan bekerja menggunakan nama palsu.
Keduanya dijadwalkan muncul di pengadilan bersama tertuduh lainnya Mikhail Semenko hari Rabu tetapi persidangan ditunda.









