Rusia kritik sanksi Iran

Medvedev
Keterangan gambar, Medvedev disebut lakukan pendekatan "gila" terhadap Iran

Presiden Rusia Dmitry Medvedev mengkritik sanksi sepihak yang diberlakukan oleh AS dan Uni Eropa terhadap Iran yang melewati batas yang disahkan oleh Dewan Keamanan PBB.

Ia mengatakan Rusia "tidak setuju" terhadap sanksi terpisah yang dilakukan oleh siapa pun. Hal ini, katanya, diutarakan Rusia sewaktu memberikan dukungan resolusi PBB pekan lalu.

Sementara itu, menteri pertahanan AS Robert Gates mengatakan intelijen negaranya menunjukkan bahwa Iran bisa menyerang Eropa dengan sejumlah rudal pada tahun 2020.

Gates menambahkan Rusia tampaknya melakukan pendekatan "gila" terhadap Iran.

Moskow menganggap Iran sebagai ancaman, tetapi masih melakukan hubungan komersial dengan negara itu, kata Robert Gates, di depan rapat dengar pendapat dengan Senat di Washington.

Negara-negara Barat mencurigai Iran sedang mencoba membuat senjata nuklir, namun hal ini dibantah Teheran.

'Tindakan bersama'

Dalam satu wawancara yang disiarkan hari Kamis, pemimpin Rusia itu mengkritik AS dan Uni Eropa yang bertindak secara sepihak.

"Kami tidak setuju dengan ini sewaktu kami membicarakan resolusi gabungan di PBB," kata Medvedev kepada surat kabar Wall Stree Journal.

Rusia bulan ini sepakat mendukung sanksi PBB babak ke-4 terhadap Iran setelah berlangsung diplomasi selama berbulan-bulan.

"Dua tahun lalu, hal itu tidak mungkin terjadi," kata Medvedev. "Kita harus bertindak secara bersama. Bila ini kita lakukan, kita akan melihat hasil yang diinginkan."