Bukan sebuah pengadilan

Sir John Chilcot
Keterangan gambar, Penyelidikan alasan perang Irak dipimpin oleh Sir John Chilcot
    • Penulis, Anton Alifandi
    • Peranan, BBC Indonesia

Penyelidikan resmi yang dipimpin Sir John Chilcot ini bukanlah sebuah pengadilan, jadi pada akhirnya tidak akan memberi akibat hukum kepada para pejabat yang dipanggil untuk memberi kesaksian.

Namun demikian, penyelidikan ini mempunyai wewenang besar untuk memanggil semua pejabat Inggris yang terlibat dalam perang Irak dan membuka dokumen-dokumen yang selama ini masih menjadi rahasia.

Penyelidikan sudah berjalan selama dua bulan.

Salah satu saksi yang sudah tampil adalah bekas juru bicara Tony Blair, Alastair Campbell, yang mengatakan bahwa sang perdana menteri menulis surat pada Presiden Bush pada tahun 2002 untuk mengatakan bahwa Inggris akan ikut apabila Amerika melakukan aksi militer terhadap Saddam Hussein.

Selama ini yang masih menjadi pertanyaan sejumlah warga Inggris adalah apakah Blair membesar-besarkan informasi intelijen tentang senjata pemusnah massal Irak untuk mendukung niatnya memerangi Saddam Hussein.

Hal lain yang menjadi sorotan adalah mengenai legalitas invasi itu yang tidak didasarkan pada resolusi Dewan Keamanan PBB, apalagi setelah terungkap dalam kesaksian bahwa mantan jaksa agung Inggris, Lord Goldsmith, berubah sikap tak lama sebelum invasi.

Sementara dua pejabat hukum departemen luar negeri Inggris menyatakan invasi itu melanggar hukum internasional tanpa dukungan Dewan Keamanan PBB.

Pengritik kebijakan perang Blair menganggapnya telah melanggar adab kemanusiaan dan layak dibawa ke pengadilan kejahatan perang.

Seorang aktivis perdamaian Inggris bahkan membuat situs yang berjudul tangkap Tony Blair -arrestblair.org- karena dianggap melakukan kejahatan melawan perdamaian dan membuka rekening donasi yang didedikasikan khusus menangkap Blair.