Lima dihukum mati di Xinjiang

Xinjiang
Keterangan gambar, Sembilan orang telah dieksekusi di Xinjiang bulan lalu

Pengadilan di kota Xinjiang, Cina menjatuhkan hukuman mati lagi terhadap lima orang yang dinyatakan bersalah atas kerusuhan etnis bulan Juli lalu.

Menurut kantor berita Xinhua, dua orang lainnya dijatuhi hukuman seumur hidup.

Sembilan orang telah dieksekusi bulan lalu berkenaan dengan kerusuhan yang menewaskan hampir 200 orang tersebut.

Pihak berwenang Cina mengatakan sebagian besar korban adalah warga Han, yang merupakan mayoritas penduduk Cina.

Mereka diserang oleh penduduk asli Xinjiang dari suku Uighur.

Kerusuhan etnis ini meledak 5 Juli lalu ketika warga Uighur di ibukota Xinjiang, Urumqi, melakukan protes atas keributan di sebuah pabrik di Cina selatan yang menyebabkan dua warga Uighur tewas.

Ketika itu, berbagai toko diserang dan kendaraan dibakar, dengan banyak penduduk tidak berdosa yang melintas di tempat kejadian diserang oleh para perusuh warga Uighur tersebut.

Dua hari kemudian, kelompok warga Han melakukan tindak balasan, di saat polisi kewalahan menguasai keadaan.

Catatan pihak berwenang menyebutkan 197 orang tewas, dan 1.700 orang terluka dalam kerusuhan tersebut.