Nama lima WNI korban kecelakaan di AS belum bisa diumumkan

Sumber gambar, AP
Seluruh tiga korban tewas dan dua luka dalam kecelakaan lalu lintas hebat di Missisipi, Amerika Serikat, adalah warga Indonesia.
Kecelakaan terjadi pada hari Minggu (02/05) pukul 21.00, di highway I-10, antara Mississippi dan Louisiana, Hancock County, Mississippi, sekitar 800 km dari Houston, kata Konsul Jenderal RI Houston, Henk Soriansong, seperti dikutip dalam pernyataan Kementerian Luar Negeri.
"Kelima warga Indonesia itu berada dalam satu kendaraan, tiga di antaranya meninggal dunia dan dua orang luka parah," kata Lalu Muhammad Iqbal, Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri, melalui pesan pendek kepada BBC Indonesia, hari Kamis (05/05).
- <link type="page"><caption> Istri dubes RI tewas dalam kecelakaan helikopter di Pakistan</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/05/150508_pakistan" platform="highweb"/></link>
Sejauh ini, tambah Lalu, jenazah dua korban meninggal dunia masih berada di Edmund Fahey Funeral Home, Bay St. Louis, Mississippi sementara jenazah seorang lainnya di New Orleans Coroner Office.
"Sementara dua orang WNI korban luka serius ditangani di dua rumah sakit yang berbeda yaitu di Memorial Hospital at Gulfport, Missisipi, dan di University Medical Center, New Orleans," tambahnya.
Kesulitan menghubungi keluarga
Sejauh ini nama-nam korban belum diumumkan.
Juru bicara Mississippi Highway Patrol (MHP), Chase Elkins, dikutip situs berita Sun Herald mengatakan, pihak koroner kesulitan untuk mendapatkan identitas keluarga terdekat dari para korban.
"Karenanya kami tidak bsia menyebutkan nama-nama korban saat ini," katanya.
Ia menambahkan, penyelidikan mengenai sebab musabab kecelakaan bisa makan waktu berpekan-pekan karena kondisi kendaraan yang hancur parah.
Petugas koroner dari Hancock County Jim Faulk dikutip mengatakan, dua penumpang di kursi depan mobil tewas seketika, dan tiga penumpang di kursi belakang, luka parah, salah satunya meninggal hari Senin (03/05).
"Dua yang selamat masih hidup dan keadaan mereka membaik," kata Chase Elkins.











