Siap ditenggelamkan, kapal 'lambang perkosaan terhadap laut'

Sumber gambar, BBC INDONESIA
- Penulis, Rebecca Henschke
- Peranan, Wartawan BBC, melaporkan dari Pangandaran
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengatakan, kapal MV Viking berbendera Nigeria akan dijadikan monumen penumpasan penangkapan ikan ilegal.
Kapal itu akan ditenggelamkan di lepas pantai Pangandaran, Jawa Barat, Senin (14/3) siang ini dan akan dijadikan lokasi penyelaman, kata Susi kepada BBC Indonesia, saat peninjauan menjelang menenggelaman.
"Penangkapan kapal ini merupakan kemenangan bagi Indonesia," kata Susi.
“Sesudah dijadikan monumen nanti, ini akan menyampaikan pesan bahwa para penangkap ikan liar boleh jadi bebas di negara lain namun andai masuk perairan Indonesia mereka akan ditangkap dan inilah yang akan terjadi pada kapal-kapal mereka," tegas Susi.
Para petugas satgas anti penangkapan ikan ilegal berbaris dengan seragam TNI-AL mereka di atas kapal yang akan ditenggelamkan itu dan berteriak: "akhiri penangkapan ikan ilegal!"

Sumber gambar, BBC INDONESIA
Buronan Interpol
Kapal Viking ini sudah masuk dalam daftar pencarian polisi internasional sejak lama, dan terus menerus berganti nama dan bendera.
Kapal ini merupakan pula kapal keenam dari apa yang digambarkan organisasi aktivis perairan, Sea Sheperd, sebagai "enam bandit."

Sumber gambar, BBC INDONESIA
Gary Strokes, koordinator Sea Sheperd Asia Tenggara berada di Pangandaran untuk menyaksikan penenggelaman kapal itu.
Saat meninjau kapal itu, ia mengatakan kepada BBC, bahwa kapal itu telah secara ilegal memburu ikan-ikan toothfish (dissostichus mawsoni) Pantagonia dan Atlantik di Samudera Selatan.
"Ini jenis ikan yang hidup jauh di kedalaman samudera, dan satu-satunya cara untuk menangkapnya adalah menggunakan jaring insang, atau gill net, yang saat digunakan akan membunuh begitu banyak jenis ikan lain dan menghancurkan ekosistem, dan menghancurkan pula tangkapan kapal-kapal penangkap ikan legal."
Dia mengatakan, 'Enam Bandit' itu melambangkan perkosaan dan penghancuran samudera yang tak terpulihkan yang sedang berlangsung sekarang.
Kapal itu, katanya, memiliki sistem pemrosesan ikan di dalamnya dan karenanya tak perlu berlabuh untuk menjual hasil tangkapannya.

Sumber gambar, BBC INDONESIA
Menurut keyakinannya, kapal itu mengalami kerusakan mesin sehingga masuk perairan Indonesia.
Akan ditonton nelayan
Gary Strokes mengatakan, ia berharap akan lebih banyak pejabat pemerintah seperti Susi Pudjiastuti yang berani menumpas penanagkapan ikan ilegal skala besar seperti itu.
Para nelayan di Pangandaran pun akan sengaja tidak melaut untuk menyaksikan acara penenggelaman. Poniah, salah satunya.

Sumber gambar, BBC Indonesia
"Mudah-mudahan ini membuat mereka mendapat pelajaran. Mereka mencuri dari kami, karena itu pantas dihukum. Semakin sulit mencari ikan di Indonesia. Mereka punya kapal-kapal besar, teknologi canggih, sedangkan kita ketinggalan," kata Poniah yang baru saja mendapat sekeranjang ikan berukuran 1-2 cm.
Di gubuk bambu lain, nelayan bernama Kanang justru berpendapat orang Indonesia juga pantas disalahkan atas kurangnya ikan di laut.

Sumber gambar, BBC INDONESIA
FV Viking ditangkap oleh KRI Sultan Thaha Saifudin-376, pada 25 Februari lalu. Penangkapan itu disebut-sebut sebagai yang terpenting sejak <link type="page"><caption> pemerintah Indonesia melancarkan penenggelaman</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2014/12/141205_indonesia_kapal_asing" platform="highweb"/></link> terhadap lebih dari 100 kapal pencuri ikan dua tahun lalu.
Dari informasi Interpol, kapal tersebut sudah 13 kali berganti nama, 12 kali berganti bendera dan 8 kali berganti call sign.
Untuk memastikan FV Viking merupakan kapal yang selama ini diincar, anggota Interpol dari Norwegia dan Afrika Selatan dilaporkan telah datang ke Indonesia. Hasilnya, tidak diragukan bahwa FV Viking adalah kapal yang dipakai untuk pencurian ikan.
Para kru kapal yang terdiri dari lima orang asal Argentina, Peru, Myanmar, dan enam warga Indonesia akan dijerat menggunakan hukum tentang perkapalan dan perikanan.
Penenggelaman
Dalam wawancara eksklusif dengan BBC, <link type="page"><caption> Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2016/03/160305_indonesia_wwc_menteri_susi" platform="highweb"/></link> mengatakan bahwa penenggelaman FV Viking adalah bukti bahwa dia tidak takut menenggelamkan kapal-kapal besar dalam rangka ‘perang’ terhadap pencurian ikan.

Sumber gambar, BBC INDONESIA
“Kalau saya sih berani saja,” ujarnya.
Menurutnya, pemerintah tak lagi perlu menempuh jalur pengadilan untuk <link type="page"><caption> menenggelamkan kapal pencuri ikan</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2015/08/150812_indonesia_kapal" platform="highweb"/></link>.
“Karena kita sudah ada satgas dan presiden sudah perintahkan langsung tangkap dan tenggelamkan, seperti Viking ini akan langsung kita tenggelamkan tidak langsung pengadilan lagi.”









