Maukah Anda jadi presiden? Menteri Susi jawab pertanyaan Anda

Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, menjawab sejumlah pertanyaan yang Anda berikan melalui <link type="page"><caption> Facebook BBC Indonesia.</caption><url href="https://www.facebook.com/bbc.indonesia/photos/a.10151971965335434.892659.10150118096995434/10156609309470434/?type=3&theater" platform="highweb"/></link>
Mengapa harga ikan laut lebih mahal dibanding sate kambing? Dan apakah Susi berminat untuk menjadi presiden atau wakil presiden dalam pemilu mendatang?
Di sela-sela wawancara, Ging Ginanjar melontarkan beberapa pertanyaan Anda kepada <link type="page"><caption> 'menteri favorit' pengguna media sosial</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2015/02/150211_trensosial_susi_pudjiastuti" platform="highweb"/></link>. Berikut petikannya:
***
Intinya kita ingin membuat efek jera, selama ini disita untuk negara banyak yang mangkrak. Dihibahkan kepada universitas, institusi, koperasi, ternyata banyak yang mangkrak dan tidak dipakai. Dan sekarang ini tujuannya memang ingin memberi efek jera. Saya tidak tahu ke depan tapi sampai hari ini, kebijakan kita, (dan) perintah Pak Presiden ya tenggelamkan.
Sesuai dengan amanah undang-undang. Kalau dilelang yang dapet juga agen-agennya mereka.

***
Oh sudah, kita (sudah ledakan) kapal (berbendera) Papua Nugini 200-300 GT (gross ton), sekarang kita ada kapal MV Viking yang ukurannya sampai 3.000 GT.
SS2 masih di pengadilan, ada 10 kapal eks-Cina yang di pengadilan sampai sekarang belum ingkrah. Kalau saya sih berani saja, cuma kan dulu kita masukan ke pengadilan dulu, kalau belum disita pengadilan saya belum bisa ledakan.
Kalau sekarang sudah tidak usah lagi, karena kita sudah ada satgas dan presiden sudah perintahkan langsung tangkap dan tenggelamkan, seperti Viking ini akan langsung kita tenggelamkan tidak langsung pengadilan lagi.
Dan kapal yang kita ledakan rata-rata 80-200 GT, itu besar.
***
Ya, kita tahu bahwa walau ikan sudah banyak, masih belum cukup murah. Mudah-mudahan dengan makin banyaknya penangkapan ikan, nanti banyak kapal kita bagi akan turun lebih murah.
Tapi setidaknya tidak semahal sebelumnya. Harga ikan kan salah satu penyumbang deflasi pada keuangan negara, sudah bagus sebetulnya, sudah turun tapi memang belum cukup murah.

***
Saya bicara dengan aturan yang ada dan basic common sense saja. Kalau saya tidak pernah memperhitungkan tekanan atau apa dalam bekerja, yang harus saya kerjakan ya saya kerjakan?
***
Ya, kita akan buat tempat pelelangan ikan (TPI) lebih banyak dan lebih hidup, jadi ikan nelayan tidak dijual ke bakul-bakul, tapi lewat pelelangan. Jadi supaya bakul-bakul bisa berkumpul dan bersaing harga.
***
Iya, kita akan kampanye untuk tidak membuang sampah ke laut lagi. Saya memikirkan untuk denda bahkan. Tetapi, itu penegakan hukum ada di kepolisian, kita sampai tahap kampanye dan penghimbauan.
***
Dulu kan ada film Man from Atlantis itu, saya ingin punya laboratorium kapal selam dan laboratorium kelautan. (Jadi masih bisa diwujudkan?) Ya! sekarang kita buat laboratorium riset, kapal riset.

***
Hahahaha....kan tidak lulus SMA gimana mau jadi presiden, undang-undangnya tidak boleh. Dan dengan bekerja menjadi menteri saja rasanya sudah...
Kalau tidak lihat Pak Presiden begitu firm, begitu trust worthy saya mungkin sudah balik kanan hahaha. Tapi ya, Pak Jokowi orangnya sangat firm, lugas, dan dia memberi delegasi penuh, jadi saya bisa melakukan sebebas-bebas saya.
Jadi tidak terlalu.... kan ada bos-bos yang sok detail dan mengatur. Pak Presiden mendelegasikan penuh pada Anda.
***
Menantu? Hahaha, saya tidak pernah punya kriteria untuk menantu, yang penting anak saya senang, orangnya baik, soleh, sayang sama anak saya, ya sudah itu saja. Dan mau kerja, kalau tidak mau kerja susah, karena kita satu keluarga suka kerja keras.









