Kaesong jadi merupakan kawasan militer, menurut Korut

Korea Utara

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Korea Selatan mengatakan sekitar 70 pejabat pemerintah Korut dieksekusi sejak Kim Jong Un berkuasa tahun 2011.

Korea Utara mengatakan kompleks industri bersama dengan Korea Selatan, Kaesong, kini merupakan kawasan militer.

Hal tersebut dinyatakan setelah <link type="page"><caption> pemerintah Seoul memutuskan untuk menghentikan sementara operasi di Kaesong,</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/02/160210_dunia_korea_kaesong" platform="highweb"/></link> di dekat perbatasan Utara dan Selatan.

Pyongyang juga mengatakan akan mengusir semua warha Korea Selatan yang berada di kompleks tersebut dan membekukan aset semua perusahaan di sana.

Langkah penundaan operasi di Kaesong ditempuh Korea Selatan sebagai <link type="page"><caption> tanggapan atas peluncuran roket Korea Utara,</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/02/160206_dunia_koreautara" platform="highweb"/></link> Minggu 7 Februari, yang dicurigai sebagai kedok unuk melakukan uji coba rudal jarak jauh.

Sebanyak 124 perusahaan dan sebagian besar adalah perusahaan Korea Selatan beroperasi di Kaesong, yang mempekerjakan sekitar 50.000 warga Korea Utara.

Sejumlah perusahaan mulai mengambil barang-barang yang bisa dibawa serta cadangan produk maupun bahan kasar sebagai bagian dari penutupan operasi, seperti dilaporkan wartawan BBC, Steve Evans dari Seoul.

Banyak warga Korea Utara yang tidak datang ke tempat kerjanya di Kaesong, Kamis 11 Februari, sementara para manajer Korea Selatan membersihkan mejanya untuk meninggalkan kompleks tersebut.