Temukan kursi heli yang hilang, tim SAR segera turunkan penyelam

Bangku biru tersebut ditemukan oleh seorang nelayan pada Senin (12/10) sore, di perairan Danau Toba di dekat Desa Pangaloan, Kecamatan Nainggolan.

Sumber gambar, airbus

Keterangan gambar, Bangku biru tersebut ditemukan oleh seorang nelayan pada Senin (12/10) sore, di perairan Danau Toba di dekat Desa Pangaloan, Kecamatan Nainggolan.

Tim SAR akan menurunkan tim penyelam untuk mencari korban dan bangkai helikopter milik PT PAS di dasar perairan Danau Toba, menyusul penemuan salah-satu kursi dari heli tersebut.

"Kita akan menyiapkan tim penyelam, setelah PT Penerbangan Angkasa Semesta (PAS) telah memastikan bahwa busa sandaran bangku biru itu adalah bagian dari helikopter," kata juru bicara Basarnas, Zainul Thahar kepada wartawan BBC Indonesia, Heyder Affan, Selasa (13/10) siang.

Bangku biru tersebut ditemukan oleh seorang nelayan pada Senin (12/10) sore, di perairan Danau Toba di dekat Desa Pangaloan, Kecamatan Nainggolan.

Helikopter Eurocopter EC-130 milik PT PAS <link type="page"><caption> dinyatakan hilang setelah tinggal landas</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2015/10/151011_indonesia_heli_hilang" platform="highweb"/></link> dari tempat pendaratan helikopter Siparmahan, Pulau Samosir, di tengah Danau Toba, Minggu (11/10) siang.

Pihak ATC (pengatur lalulintas udara) kehilangan kontak dengan pesawat itu kontak pada pukul 11:50 atau 17 menit setelah terbang.

Siapkan alat pendeteksi

Helikopter yang mengangkut lima orang, yang terdiri dari seorang pilot, seorang teknisi dan tiga penumpang, seharusnya tiba di Kualanamu pada pukul 12.45 WIB, namun tidak pernah mendarat.

Menurut Zainul Thahar, sebelum menurunkan tim penyelam, SAR akan melakukan pencarian dari atas kapal dengan menggunakan alat scan alias alat pendeteksi

"Kita akan datangkan alat pendeteksi itu dari Jakarta,"kata Zainul.

Sambil menunggu alat itu datang, tim SAR tetap melakukan pencarian dengan menurunkan kapal kecil dan perahu karet.

"Dan fokus kita pada perairan di Desa Pangaloan, Kecamatan Nainggolan, karena di perairan itulah kami temukan kursi heli itu," jelasnya.