Bandara Juanda ditutup akibat debu vulkanis Gunung Raung

Sumber gambar, AFP
Bandara Internasional Juanda ditutup sementara karena debu vulkanis yang disemburkan Gunung Raung di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, menghalangi jalur penerbangan.
Penutupan sementara tersebut dikemukakan Humas PT Angkasa Pura 1 Bandara Internasional Juanda, Liza Anindya.
"Berdasarkan informasi dari dirjen perhubungan udara, jalur lintasan udara belum memungkinkan untuk dilalui akibat semburan abu vulkanis Gunung Raung,” kata Liza kepada BBC Indonesia.
Menurut Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan, JA Barata, Bandara Internasional Juanda bakal kembali dioperasikan pada pukul 09.00 WIB, Jumat (17/07).

Sebelumnya, Bandara lnternasional Juanda sempat ditutup pada Kamis (16/07). Jadwal penerbangan lalu ditunda pada Jumat (17/07) pukul 06.00 WIB, namun jadwal kembali ditunda.
Penundaan jadwal penerbangan membuat ribuan calon penumpang bertahan di ruang tunggu bandara.
"Saya sudah menunggu semalaman, berharap bisa terbang malam ternyata gagal. Kecewa itu pasti, tapi mau bagaimana lagi. Daripada kecelakaan,"ungkap Suroto, salah seorang calon penumpang yang hendak menuju Yogyakarta.

Sumber gambar, AFP
Selain Bandara Internasional Juanda, bandara lain yang ditutup akibat imbas abu vulkanis Gunung Raung ialah Bandara Noto Hadinegoro Jember dan Bandara Blimbingsari Banyuwangi.
Di Ternate, Maluku Utara, Bandara Sultan Babullah juga ditutup.
Sejumlah jadwal penerbangan dari dan ke bandara itu harus dibatalkan karena Gunung Gamalama meletup dan menyemburkan abu vulkanis ke ketinggian 1.500 meter.









