'Sekitar 50% migran' di Aceh adalah warga Bangladesh

Sumber gambar, Getty Images
- Penulis, Rohmatin Bonasir
- Peranan, Wartawan BBC Indonesia
Dari hampir 1.800 migran yang baru-baru ini mendarat di Aceh, 50% adalah migran ekonomi dari Bangladesh dan sisanya adalah <link type="page"><caption> pengungsi Rohingya yang melarikan diri dari penindasan</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2015/05/150522_dunia_myanmar_exodus" platform="highweb"/></link> di Myanmar.
Hal itu disampaikan oleh juru bicara Kementerian Luar Negeri Indonesia, Arrmanatha Nasir, mengutip hasil verifikasi awal yang dilakukan oleh Badan Pengungsi PBB (UNHCR).
"Memang datanya menunjukkan hampir 50% itu merupakan warga dari Bangladesh, jadi memang mereka merupakan migran ekonomi," katanya, Sabtu (23/05).
Adapun sisanya adalah orang-orang Rohingya yang mengungsi dari Myanmar menyusul gelombang kekerasan dan penindasan terhadap etnik Rohingya di sana.
Migran-migran, yang oleh Kementerian Luar Negeri disebut sebagai migran ireguler, menumpang kapal-kapal selama sekitar dua bulan dengan tujuan utama antara lain Malaysia untuk mencari kerja. Namun mereka ditinggalkan oleh awak kapal di tengah laut setelah Thailand melancarkan operasi mengatasi penyelundupan manusia.

Sumber gambar, AP
Komposisi asal negara, menurut Organisasi Migrasi Internasional (IOM), tidak perlu dipersoalkan meskipun ada beberapa di antara mereka mengubah pengakuan tentang asal usul mereka.
Dikatakan beberapa di antara mereka semula mengaku orang Rohingya, tetapi kemudian mengubah pengakuan menjadi orang Bangladesh atau sebaliknya.
"Itu bukan menjadi kekhawatiran kami dikarenakan biar bagaimanapun selama mereka berada di sini dukungan yang kami berikan atau kami bantukan akan terus berjalan," kata Akmal Haris dari IOM.
"Ini artinya untuk ke depan, apakah mereka akan pulang ke negara asal."
Pemerintah Bangladesh telah mengutus duta besarnya di Jakarta untuk mengunjungi warga Bangladesh yang diselamatkan di Aceh dan menyatakan komitmen untuk membawa pulang warga Bangladesh.
<link type="page"><caption> Pemerintah Myanmar juga sepakat mengirim utusan ke Aceh</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/berita_indonesia/2015/05/150522_indonesia_konsuler_rohingya" platform="highweb"/></link>, namun waktunya belum ditentukan.










