Dua terpidana mati Bali Nine tiba di Cilacap

Andrew Chan dan Myuran Sukumaran dipindahkan dengan kendaraan barakuda

Sumber gambar, BBC World Service

Keterangan gambar, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran dipindahkan dengan kendaraan barakuda

Dua terpidana mati asal Australia telah tiba di Penjara Nusakambangan untuk dieksekusi setelah dipindahkan dari Lembaga Pemasyarakatan Kerobokan, Bali.

Andrew Chan dan Myuran Sukumaran diperkirakan akan menghadapi regu tembak dalam beberapa hari lagi. Australia telah melakukan upaya untuk menghentikan eksekusi tersebut.

Perdana Menteri Australia Tony Abbott pada hari Rabu (04/04) mengatakan ia " merasa jijik" membayangkan keduanya akan dihukum mati.

Keduanya divonis mati pada 2005 setelah tertangkap saat berusaha menyelundupkan heroin dari Bali ke Australia.

Indonesia menganut salah satu hukum anti narkotika paling keras di dunia. Presiden Joko Widodo telah menyatakan toleransi nol terhadap pedagang narkotika.

Chan dan Sukumaran tahu mereka akan dipindahkan ke Nusakambangan

Sumber gambar, BBC World Service

Keterangan gambar, Chan dan Sukumaran tahu mereka akan dipindahkan ke Nusakambangan

'Kejahatan berat'

Chan dan Sukumaran meninggalkan penjara Kerobokan di Bali setelah dipindahkan ke Pulau Nusakambangan dimana eksekusi akan berlangsung.

Saudara Chan Michael dan ibu Sukumaran Raji, yang rutin mengunjungi keduanya, tampak berbicara dengan sipir penjara setelah konvoi pergi.

Media Australia mengatakan mereka tidak diizinkan melihat kedua narapidana tersebut.

Berbicara kepada ABC News pada hari Rabu, Abbott mengatakan jutaan rakyat Australia merasa "mual di perut mereka memikirkan apa yang mungkin akan terjadi kepada dua lelaki itu."

Ia mengakui mereka telah "melakukan kejahatan berat," tapi menambahkan, "Kami menolak hukuman mati, yang kami pikir sebagai perbuatan rendah yang tidak akan dilakukan negara seperti Indonesia."

Chan dan Sukumaran ditemani oleh dua anggota Bali Nine lainnya, seorang pria Nigeria berusia 45 tahun dan seorang perempuan berusia 30 tahun dari Spanyol yang juga menghadapi eksekusi.

Penjara Nusakambangan dimana eksekusi akan dilaksanakan

Sumber gambar, BBC World Service

Keterangan gambar, Penjara Nusakambangan dimana eksekusi akan dilaksanakan

Siapakah Bali Nine?

  • Kedelapan pria dan satu wanita itu ditangkap pada April 2005 di bandara dan hotel di Bali setelah adanya informasi dari Polisi Federal Australia. Mereka berusaha menyelundupkan 8,3kg heroin ke Australia.
  • Pada 2006, pengadilan memutuskan bahwa Andrew Chan dan Myuran Sukumaran telah merekrut ketujuh orang lainnya dan membayar biaya mereka.
  • Keduanya dihukum mati sedangkan tujuh orang lainnya dihukum antara 20 tahun dan seumur hidup.
  • Chan dan Sukumaran telah berulangkali mengajukan upaya hukum untuk membatalkan hukuman mati itu dan mengatakan mereka telah berubah. Chan mengajar kelas Injil dan memasak di penjara sedangkan Sukumaran adalah seorang seniman.

Siapakah Chan dan Sukumaran?

Chan dan Sukumaran dinyatakan terbukti berusaha menyelundupkan heroin keluar dari Indonesia pada 2005, tetapi kerabat dan pendukung menyatakan mereka telah menjalani rehabilitasi di penjara.

Para pengacara mereka mengatakan masih mengupayakan secara hukum untuk menyelamatkan nyawa mereka tapi Jaksa Agung Prasetyo pada hari Senin mengatakan bahwa upaya hukum apa pun tidak lagi berlaku setelah permohonan grasi mereka ditolak oleh Presiden Joko Widodo.

Awal bulan ini, semua mantan perdana menteri Australia yang masih hidup membuat pernyataan bersama kepada Indonesia untuk menyelamatkan Chan dan Sukumaran.

Indonesia mengakhiri moratorium empat tahun atas hukuman mati pada 2013.