Subsidi BBM juga untuk pembangunan prasarana

Sumber gambar, EPA
Pemerintah Indonesia menjelaskan dana yang selama ini digunakan untuk subsidi BBM akan dialihkan sebagai bantuan langsung kepada rakyat miskin dan juga untuk pembangunan prasarana.
Hal tersebut disampaikan Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro kepada para wartawan setelah <link type="page"><caption> Presiden Joko Widodo mengumumkan kenaikan harga BBM </caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/berita_indonesia/2014/11/141117_tarifbbm_naik" platform="highweb"/></link>mulai Selasa 18 November, seperti dilaporkan wartawan BBC Indonesia, Sri Lestari.
"Kebijakan hari ini akan memberikan tambahan untuk belanja produktif di atas Rp 100 triliun. Tentunya kemana belanja produktifnya, sebagian akan ke infrastruktur dan sebagian untuk perlindungan sosial bagi keluarga miskin dan hampir miskin," jelas Bambang.
Adapun jumlah persisnya dari dana yang berasal dari subsidi BBM tersebut masih akan dihitung lagi untuk dimasukkan dalam perubahan RAPBN 2015.
Salah satu sektor yang akan menjadi perhatian adalah untuk meningkatkan produksi pangan di Indonesia, seperti dijelaskan oleh Menko Perekonomian Sofyan Djalil.
"Itu akan digunakan untuk memperbaiki irigasi yang rusaka, membangun irigasi yang baru. Insya Allah dalam dua tahun kita bisa swasembada beras."
Produksi energi, tambah Sofyan Djalil, juga akan mendapat tambahan dana bersama dengan sektor maritim dan kelautan serta perbaikan jalan maupun pembangunan jalan baru.
Perlindungan sosial
Sedangkan untuk bantuan sosial, pemerintah memastikan bahwa pemegang Kartu Perlindungan Sosial di 34 provinsi sudah bisa mencairkan dana perlindungan sosialnya.
Kenaikan harga akibat pengurangan subsidi BBM disambut positif oleh peneliti senior dari lembaga penelitian ekonomi SMERU, Sudarno Sumarto PhD.
Selama ini, menurutnya, kebijakan subsidi BBM tidak tepat sasaran sehingga saatnya untuk meniadakannya jika pemerintah ingin mengurangi kesenjangan ekonomi di Indonesia.

Sumber gambar, AFP
"Mereka yang menikmati adalah kelompok menengah ke atas, yang naik mobil, yang naik pesawat. Jadi hampir 70% dari subsidi BBM dinikmati oleh 30% hingga 40% kelompok atas," jelasnya kepada wartawan BBC Indonesia, Liston Siregar.
Sudarno mengakui bahwa selama ini ada kritik dalam pembagian bantuan langsun, namun kini ada inovasi yang disiapkan.
"Yang menjadi persoalan adalah orang yang seharusnya dapat namun tidak dapat, tapi bukan programnya itu sendiri."
"Namun ada inovasi baru dari pemerintah baru dengan cara antara lain menggunakan e-money atau rekening tabungan yang sedang disiapkan. Jadi mungkin orang tidak bisa langsung mengggunakan uang itu untuk kebutuhan-kebutuhan konsumtif," tambahnya.
Menentang kenaikan BBM
Dengan kebijakan baru ini maka mulai Selasa 18 November harga bensin premium naik dari Rp6.500 menjadi Rp8.500 sedangkan solar dari Rp5.500 menjadi Rp7.500.
Di Jakarta sekelompok mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa untuk menentang kenaikan harga BBM.
Selain memekik penentangan atas kebijakan Presiden Jokowi, para mahasiswa juga membakar ban di jalan dan memblokir jalan di depan sebuah SPBU di kawasan Cikini, Jakarta Pusat.
Di Makassar aksi unjuk rasa yang sudah digelar beberapa hari terus berlangsung hingga Senin 17 November. Mereka antara lain menggelar dramatisasi dari dampak kenaikan BBM dengan tubuh yang dicat dengan bendera merah putih.
Sementara sejumlah suara yang masuk ke <link type="page"><caption> Forum BBC Indonesia mencerminkan pro dan kontra</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2014/11/141116_forum_bbm" platform="highweb"/></link> karena sebagian tetap menolak kenaikan harga BBM.









