Macet, pembelian mobil tetap diharapkan

iims
Keterangan gambar, Penjualan mobil Low Cost Green Car diharapkan akan meningkatkan ekonomi Indonesia

Penjualan mobil di Indonesia terus ditingkatkan termasuk melalui Indonesia International Motor Show yang dibuka Kamis (18/09), di tengah masalah kemacetan yang belum tertangani di kota-kota besar.

Dalam kesempatan ini, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi di Jakarta bahkan berharap masyarakat membeli mobil Low Cost Green Car atau yang lebih sering dikenal dengan mobil murah LCGC.

"LCGC ini adalah sebenarnya teaser supaya Indonesia ini berpindah dari MPV ke sedan. Memang ada permasalahannya, jadi kita akan ada sedikit lebih macet dan segala macem. Tapi mereka kan bayar pajak. Pajak itu musti dipakai untuk membangun infrastruktur.

"Infrastruktur ini adalah proses pembangunan, ke airport lagi dibangun kereta apinya, kita lagi bangun supaya tolnya ditambah supaya jadi lebih banyak. Masalah, tetapi kita tidak bisa mematikan industrinya. Kenapa? Industri itu pencipta lapangan kerja," kata Lutfi.

Dampak negatif

Di lain pihak, pengamat transportasi Danang Parikesit berpendapat, pertumbuhan kendaraan sebenarnya memiliki dampak negatif terhadap ekonomi.

"Satu itu mengenai konsumsi BBM. Yang kedua kerugian produktivitas dan yang ketiga banyaknya kecelakaan akibat kendaraan pribadi," kata Danang.

"Kita kalikan saja dengan PDB (produk domestik bruto) kita yang sekian ratus ribu triliun itu. Jadi kalau kita mau fair benar, kita lihat nih, keuntungan karena bertambahnya jumlah tenaga kerja karena kebijakan ini berapa, dampaknya."

"Kemudian kerugian karena kemacetan, kecelakaan, kehilangan produktivitas karena kemacetan itu berapa. Nah, ini kita lihat net-nya. Kemudian kalau dari sisi fiskal kita lihat, berapa kenaikan BBM karena migrasi dari orang naik sepeda motor menjadi naik mobil itu dan kerugian, BBM," tambah Danang.

Untuk mengurangi kemacetan, pemerintah pun mendorong masyarakat untuk menggunakan transportasi umum.

Namun, untuk saat ini, pengamat transportasi Danang Parikesit menilai menaikkan harga mobil dan memberlakukan area bebas kendaraan adalah solusi terbaik bagi kemacetan.