Indonesia, Australia tandatangani perjanjian keamanan

bishop marty

Sumber gambar, AFP Getty

Keterangan gambar, Hubungan Indonesia dan Australia memburuk sejak kasus penyadapan

Indonesia dan Australia menandatangani perjanjian keamanan baru untuk memperbaiki hubungan yang sempat merenggang akibat <link type="page"><caption> dugaan penyadapan</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/berita_indonesia/2014/08/140819_indonesia_australia.shtml" platform="highweb"/></link> oleh intelijen Australia tahun lalu.

Perjanjian itu ditandatangani oleh Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa dan Menteri Luar Negeri Australia Julie Bishop di Bali hari Kamis (28/08) dan disaksikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, menurut pernyataan tertulis dari Sekretariat Kabinet.

Marty mengatakan <link type="page"><caption> pakta</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/berita_indonesia/2014/08/140819_aus_indo_bilateral.shtml" platform="highweb"/></link> ini akan membuka jalan terhadap operasi intelijen yang lebih baik dan pemulihan semua kerja sama militer antara kedua negara, yang sejarah panjang bilateralnya sudah sering mengalami ujian.

"Tentunya kita tidak dapat melihat atau membenarkan adanya tindakan-tindakan penyadapan seperti yang mungkin terjadi di masa lalu dan melalui perjanjian ini hal-hal demikian tidak akan kembali terulang, insya Allah di masa mendatang," kata Marty.

Penting bagi kedua negara

Sedangkan Bishop mengatakan kemitraan intelijen ini sangat penting bagi kedua negara. "Ini merupakan cara paling efektif untuk memerangi pihak yang berniat jahat, baik kepada rakyat Indonesia maupun Australia," kata dia.

Yudhoyono menurunkan status hubungan dengan Australia tahun lalu setelah muncul laporan bahwa negara Kanguru itu menyadap telepon selulernya, Ibu Negara serta delapan menteri dan pejabat lain pada 2009.

Indonesia mengatakan bahwa pulihnya hubungan bilateral tergantung pada perjanjian itu, yang antara lain mengatur kesepahaman bersama mengenai suatu tata perilaku dalam pelaksanaan perjanjian antara Indonesia dan Australia tentang kerangka kerja sama keamanan.