Sebagian warga sudah merayakan Idul Fitri

Sembahyang Ied di Jakarta. Foto AP

Sumber gambar, BBC World Service

Keterangan gambar, Warga Jakarta yang sudah merayakan Idul Fitri pada Selasa 3 Agustus melakukan salat.

Walau pemerintah Indonesia menetapkan 1 Syawal 1432 H jatuh pada Rabu 31 Agustus, sejumlah warga Indonesia sudah merayakan Idul Fitri hari ini, Selasa 30 Agustus.

Warga organisasi Islam, Muhammadiyah, merupakan salah satu yang sudah melakukan sembahyang Idul Fitri Selasa 30 Agustus pagi.

Dan Ketua Umum Muhammadiyah, Din Syamsudin, meminta agar perbedaan jatuhnya 1 Syawal 1432 H itu tidak perlu dipermasalahkan agar tidak menimbulkan konflik di kalangan umat Islam.

"Perbedaan itu seyogyanya disikapi dengan toleransi dan saling menghargai, karena penetapan awal Syawal didasari oleh keyakinan keagamaan masing-masing," katanya usai shalat Idul Fitri di Yogyakarta, seperti dikutip Kantor Berita Antara.

Dia juga menegaskan bahwa penetapan Muhammadiyah itu bukan mengada-ada tetapi berdasarkan keyakinan keagamaan karena ijtima atau konjungsi matahari, bulan, dan bumi sudah terjadi pada Senin (29/08).

Dirjen Bimas Islam, Nazarudiin Umar, kepada media juga menegaskan agar perbedaan tanggal Idul Fitri tidak perlu dipersoalkan karena yang lebih dipentingkan adalah 'kesatuan umat.'

Di Mataram sebanyak 2.000 jemaah Tarekat Kodiriah Wan Naqshabandiyah juga sudah melaksanakan salat Idul Fitri hari ini.

Ribuan pengikut Tarekat Kodiriah Wan Naqshabandiyah itu datang dari berbagai pelosok Pulau Lombok.

Sementara di Malaysia, Kedutaan Besar Republik Indonesia juga menggelar perayaan Idul Fitri sehari lebih cepat dari yang diputuskan pemerintah Indonesia berhubung pemerintah Malaysia menetapkan Idul Fitri jatuh pada Selasa 30 Agustus 2011.