US military suicides hit record

Belajar bahasa Inggris dengan menyimak kosakata yang digunakan dalam berita BBC tentang bunuh diri di lingkungan militer AS dan iklan obesitas.

US military suicides hit record

Pesawat Osprey AS
Keterangan gambar, The suicide figures are even bigger for retired US veterans with one commits suicide every eighty minutes.

Suicides among United States military personnel rose to a record level last year.

Pentagon figures show that 349 active personnel killed themselves in 2012 - up 15% on the previous year.

It's more than the number who were killed in combat in Afghanistan.

The rise is partly attributed to the strains caused by more than a decade of US military engagements in Afghanistan and Iraq, fuelling alcohol and drug addiction, mental health problems, and marriage breakdowns.

Bunuh diri di militer AS mencapai titik tertinggi

Bunuh diri di kalangan personel militer Amerika Serikat mencapai titik tertinggi tahun lalu.

Data Pentagon menunjukkan bahwa 349 personel aktif melakukan bunuh diri pada 2012, meningkat 15% dibanding tahun sebelumnya.

Ini lebih tinggi dibanding jumlah personel militer yang tewas dalam pertempuran di Afghanistan.

Sebagian penyebab kenaikan adalah ketegangan akibat keterlibatan militer Amerika Serikat selama lebih dari satu dekade di Afghanistan dan Irak sehingga memicu kecanduan alkohol dan narkoba, masalah kesehatan mental, dan kegagalan rumah tangga.

Coca-Cola highlights obesity

Coca-Cola
Keterangan gambar, Coca-Cola insists the ad was not prompted by adverse public pressure.

The world's biggest soft drink company, Coca-Cola, has taken the unusual step of launching a television commercial in the United States to highlight the issue of obesity.

The two-minute advert says the firm is working to offer low-calorie alternatives to the usual raft of sugar-laden beverages.

Health campaigners are linking sugary drinks to a wave of obesity in the US, where a third of children and two in three adults are classified as obese.

Coca-Cola menyoroti obesitas

Perusahaan minuman ringan terbesar di dunia, Coca-Cola, menempuh langkah tidak biasa dengan meluncurkan iklan televisi di Amerika Serikat untuk menyoroti persoalan obesitas.

Iklan berdurasi dua menit itu mengatakan perusahaan berusaha menawarkan alternatif kalori rendah sebagai pengganti minuman tinggi kandungan gula.

Para aktivis kesehatan mengkaitkan minuman mengandung gula dengan munculnya gelombang obesitas di Amerika Serikat, dengan sepertiga anak-anak dan dua di antara tiga orang dewasa digolongkan gemuk sekali.