Ditemukan meninggal, bocah 10 tahun terperangkap selama tiga hari dalam pilar beton berlubang - 'Semula sempat terdengar menangis minta tolong'

Sumber gambar, AFP
Bocah berusia 10 tahun yang jatuh ke dalam pilar beton berlubang, telah ditemukan meninggal dunia, kata pihak berwenang Vietnam.
Thai Ly Hao Nam, nama bocah itu, jatuh ke pilar beton selebar 25 sentimeter, yang ada di lokasi konstruksi.
Dia terjatuh saat mencari kepingan logam bekas bersama teman-temannya di proyek pembangunan jembatan, yang berjarak sekitar satu kilometer dari rumahnya.
Tim penyelamat di Provinsi Dong Thap mencoba mengangkat pilar yang terkubur di tanah sedalam 35 meter dan memotong pilarnya untuk menyelamatkan tubuh bocah itu.
Pihak berwenang sekarang sedang menyiapkan jenazahnya untuk dimakamkan.
Doan Tan Buu, wakil pemimpin di provinsi di wilayah selatan Vietnam itu mengatakan sang bocah kehabisan oksigen dan terdapat banyak luka di tubuhnya.

Sumber gambar, AFP
"Kami memprioritaskan penyelamatan bocah itu. Namun, kondisinya tidak memungkinkan untuk bocah itu selamat," katanya.
Anak laki-laki itu terdengar menangis minta tolong setelah dia jatuh ke pilar pada malam Tahun Baru.
Namun, tim penyelamat mengatakan, mereka tidak menerima tanggapan darinya ketika mereka menurunkan kamera ke lubang itu, Senin (02/01).
Pihak berwenang Vietnam mengerahkan ratusan tentara dan ahli teknik untuk mencoba menyelamatkannya.
Perdana Menteri Vietnam memerintahkan tim penyelamat untuk menggunakan semua peralatan dan kekuatan yang diperlukan, demi menyelamatkan anak itu.
Mereka membuang lumpur dan air guna mengangkat pilar. Oksigen juga telah dipompa ke pilar itu untuk membantu Thai Ly Hao Nam bernapas.
Baca juga:

Sumber gambar, AFP
Liputan mendalam BBC News Indonesia langsung di WhatsApp Anda.
Klik di sini
Akhir dari Whatsapp
Sebelumnya, Doan Tan Buu mengatakan bocah itu kemungkinan akan terluka parah jika berhasil diselamatkan.
"Harapan dia untuk hidup terbatas," ujarnya.
Sekitar 100 tentara dan peralatan profesional telah dikerahkan di lokasi tersebut sejak Sabtu (31/12).
Area tersebut juga ditutup dari publik saat proses penyelamatan.
Media Vietnam VnExpress membagikan grafik untuk menunjukkan bagaimana tim penyelamat menggunakan pipa logam sepanjang 19 meter untuk mencoba menghilangkan lumpur dari sekitar pilar dan mengangkatnya.
Cara itu dilakukan setelah upaya penyelamatan yang berlangsung selama dua hari, menggunakan derek dan ekskavator, tidak berhasil.
"Kami telah mencoba yang terbaik untuk menyelamatkan bocah itu menggunakan tindakan dan peralatan di lokasi," kata Buu.
"Kami kemudian harus meminta bantuan dari tingkat nasional dan orang-orang yang [lebih] ahli."
Pihak berwenang mengatakan, tidak tahu bagaimana bocah itu bisa terjebak dalam lubang tersebut.









