BBCIndonesia.com
  • Bantuan
Diperbaharui pada: 18 Juni, 2007 - Published 13:15 GMT
Email kepada temanVersi cetak
Habibie tak puas demokratisasi

Mantan Presiden RI B.J. Habibie
B.J. Habibie pernah menjabat menteri dan wapres
Mantan Presiden B.J. Habibie belum puas dengan laju demokratisasi saat ini karena presiden baru dipilih langsung oleh rakyat tetapi tidak dicalonkan langsung oleh rakyat.

Mantan presiden ketiga RI itu berharap dalam pemilu mendatang, paket calon presiden dan wakil tidak hanya dipilih langsung oleh rakyat, tetapi sekaligus dicalonkan langsung oleh rakyat.

Melalui cara itu, kader kompeten dari partai-partai besar lebih memiliki peluang untuk maju dalam pencalonan presiden dan tidak perlu keluar partai untuk kemudian membentuk partai baru lagi.

"Dengan demikian saya bayangkan akan terjadi konvergensi partai, mungkin hanya empat partai," kata B.J. Habibie, yang kelahiran tahun 1936, dalam acara Tokoh BBC Siaran Indonesia, Hari Minggu, 1 Juli 2007.

Habibie juga berbicara mengenai keinginannya untuk bertemu dengan mantan Presiden Suharto yang sampai sekarang belum pernah terwujud.

Pak Harto sering digambarkan tak pernah membuka pintu untuk Habibie sejak dia lengser pada 21 Mei 1998.

 Saya bayangkan akan terjadi konvergensi partai, mungkin hanya empat partai
B.J. Habibie

Bacharuddin Jusuf Habibie dilahir di Pare Pare, Sulawesi Selatan, 25 Juni 1936.

Setelah pulang dari kuliah dan bekerja di Jerman, Habibie selama 20 tahun menjabat Menteri Negara Ristek/Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), sebelum menjadi wakil presiden pada tahun 1998 dan kemudian menggantikan Pak Harto di kursi presiden RI.

Dia sempat berniat untuk bersaing untuk dipilih menjadi presiden. Namun, niat itu dia urungkan setelah pidato pertanggungjawabannya ditolak oleh MPR.

Tanggapan pendengar

BBC menerima berbagai komentar pendengar, tetapi karena keterbasan ruang maka tidak semua email bisa dimuat.

Ramdhon Bermanakusumah, Witzenhausen-Jerman:
"Yang ingin menjadi orang nomor 1 di Indonesia, baik di tingkat nasional maupun di daerah harus punya dana kuat dulu untuk uang mahar ke partai-partai politik"

Santoso, Jakarta:
"Saya ingin sekali Pak Habibie memimpin kembali IPTN dan melanjutkan proyek pembuatan pesawat N250 yg sudah ada dan rencana pembuatan pesawat jet N2130"

Teuku Muhammad Zein, Medan:
"Saya pikir Indonesia sudah tidak membutuhkan lagi orang-orang yang cerdik dan berahklak mulia, jika ada maka mereka akan dikucilkan, diamankan ke penjara, di provokatori, bahkan ada aktivis yang dibunuh, untungnya mereka tidak bisa di tipu tapi mereka kalah jumlah"

Nama
Kota/Negara
Email
Komentar anda
BBC mungkin mengedit komentar anda dan tidak menjamin semua akan diterbitkan
Anwar IbrahimTokoh April
Ambisi Anwar Ibrahim untuk kembali ke panggung politik
WirantoTokoh Mei
Jendral Wiranto ingin cetak kepemimpinan model baru
 BJ HabibieTokoh Juli
B.J. Habibie berbicara tentang kebijakan teknologi
Istri mendiang aktivis HAM Munir, Suciwati di studio BBCTokoh Agustus
Suciwati bicara soal kematian misterius suaminya, Munir
Panglima TNI Marsekal Djoko SuyantoTokoh September
Panglima TNI Djoko Suyanto: Peralatan kurang memadai
Kapten Ganahadi RatnuatmadjaTokoh Oktober
Pilot Indonesia Ganahadi, pilot pesawat Gadaffi
Berita utama saat ini
Email kepada temanVersi cetak
Bantuan | Hubungi kami | Tentang kami | Profil staf | Pasokan Berita RSS
BBC Copyright Logo^^ Kembali ke atas
Berita Dunia | Berita Indonesia | Olahraga | Laporan Mendalam | Ungkapan Pendapat | Surat dari London
Bahasa Inggris | Berita Foto | Cuaca
BBC News >> | BBC Sport >> | BBC Weather >> | BBC World Service >> | BBC Languages >>
Bantuan | Privacy