|
Ambisi politik Anwar Ibrahim | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Mantan Wakil Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim secara resmi telah menyatakan akan mencalonkan diri sebagai calon presiden Partai Keadilan Rakyat yang saat ini diduduki oleh istrinya Wan Azizah Ismail. Anwar mengatakan kepada BBC, dukungan rakyat bagi Partai Keadilan 'masih baik' meski partai tersebut masih kecil jika dibandingan dengan UMNO yang berkuasa di Malaysia. "Kecil dalam artian konteks tekanan yang ada sekarang, tapi dukungan rakyat masih baik," kata Anwar Ibrahim dalam acara Tokoh BBC Siaran Indonesia, Hari Minggu, 29 April 2007. Partai Keadilan yang didirikan istri Anwar setelah Anwar dipecat, kini hanya memegang satu kursi parlemen. Anwar sendiri saat ini tidak memegang jabatan resmi apa pun karena dia dilarang memegang jabatan politik sampai April 2008 sebagai akibat dari hukuman korupsi yang dijalaninya. Namun, Anwar secara resmi dicalonkan sebagai presiden partai dalam pemilihan Mei 2007. Dia mengaku tidak pernah keluar dari politik tetapi hak-haknya dinafikan oleh penguasa saat itu dan kini sudah tiba waktunya untuk melanjutkan komitmen politik kepada keluarga, kolega serta kawan-kawannya. Anak didik Pada awal karirnya, Anwar menjadi anak didik mantan Perdana Menteri, Mahathir Muhammad. Pada tahun 1999, dijatuhi hukuman penjara enam tahun dalam kasus korupsi dan tahun 2000 dijatuhi hukuman penjara selama sembilan tahun dalam kasus sodomi. Mahkamah Agung Malaysia menganulir vonis sodomi dan Anwar dibebaskan tahun 2004. Sejak bebas dari penjara dia menjadi penasihat Partai Keadilan Rakyat dan mengajar di St Anthony's College, Oxford, Inggris, Johns Hopkins serta mengajar di Georgetown University, Washington DC, Amerika Serikat. Dalam pemerintahan Malaysia, dia pernah mengisi kursi Wakil Perdana Menteri Malaysia antara 1993 dan -1998. Dia juga pernah menjabat sebagai Menteri Keuangan, Pertanian, Pendidikan, serta Menteri Pemuda dan Olahraga. Tokoh, acara baru BBC Siaran Indonesia hadir pada hari Minggu terakhir setiap bulannya dalam Dunia Pagi ini BBC Siaran Indonesia. Acara ini berisi wawancara dengan tokoh-tokoh terkemuka di panggung nasional maupun internasional, atau juga orang-orang biasa dengan prestasi luar biasa. Tanggapan pendengar Terima kasih atas berbagai email yang anda kirimkan, namun karena keterbatasan ruang kami tidak bisa memuat semua komentar yang masuk. Iskandar Budiman, Aceh H Moh. Amin Badawi, Jakarta Nicky de Fretes, Jakarta Hamzah: (tidak menyebutkan asal kota) "Semoga Pak Anwar Ibrahim sehat-sehat selalu. Reformasi boleh Pak asal jangan kebabalasan seperti di Indonesia" |
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||