Kastil Abad Pertengahan yang mengapung?

Sumber gambar, Amanda Ruggeri
St Michael’s Mount terletak sekitar 800 meter di lepas pantai Cornwall, Inggris barat daya, dan bisa ditempuh dengan berjalan kaki ketika pasang surut.
Benteng Persaudaraan

Sumber gambar, Amanda Ruggeri
Banyak wisatawan yang pernah mendengar Mont St-Michel, sebuah biara zaman pertengahan yang dibentengi di sebuah pulau kecil di Normandia, Prancis.
Namun tak banyak yang tahun bahwa Inggris juga memiliki banteng serupa: St Michael’s Mount, yang terletak sekitar 800 meter di lepas pantai Cornwall.
Jika sedang pasang surut, Anda bisa berjalan kaki dari kampung Marazion di Pulau Inggris ke pulau kecil di seberang tempa kastil abad pertengahan itu.
- <link type="page"><caption> Ilustrasi kendaraan-kendaraan di Star Wars</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/vert_aut/2016/06/160617_vert_aut_starwars" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Kuburan laut yang mengerikan</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/vert_cul/2016/06/160608_vert_cul_flotila" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Apa isi tas tangan milik Ratu Elizabeth II?</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/vert_cul/2016/06/160619_vert_cul_ratu" platform="highweb"/></link>
Kedua benteng –baik yang di Prancis maupun yang di inggris- mengambil nama dari St Michael, salah seorang santo yang paling penting pada Abad Pertengahan.
Dia disebut muncul pada tahun 708 untuk memberi nama kepada Mont St-Michel, legenda menuturkan santo itu muncul di St Michael’s Mount untuk menyelamatkan para nelayan dari tabrakan dengan batu karang.
Hubungan keduanya makin dipererat pada masa Penaklukkan Normandia pada abad ke-11 ketika para biarawan di Mont St-Michel juga menguasai Cornwall.
Kenyataannya merekalah yang membangun gereja dan biara di pulau kecil tersebut pada tahun 1135, walau pada tahun 1414, St Michael’s Mount kembali di bawah kendali Inggris.
Kehidupan pulau

Sumber gambar, Amanda Ruggeri
St Michael’s Mount bukan hanya semata daya tarik wisata tapi juga tempat tinggal warga.
Ada 23 orang yang tinggal di dasar banteng dan banyak di antara mereka bekerja di St Michael’s Mount, yang dikelola oleh National Trust –badan yang melindungi bangunan bersejarah di Inggris- dan Yayasan St Aubyn.
Komunitas di sana itu mencakup delapan anak-anak yang setiap hari harus menyeberang laut ke Pulau Inggris untuk bersekolah.
Kehidupan di St Michael’s Mount tidak mudah. Tahun 2014 badai menghantam pulau kecil tersebut dan merusak jembatan, yang sudah diperbaiki.
Beberapa perbaikan juga ditemput, termasuk pusat informasi pengunjung, yang baru dibuka kembali.
Penduduk bangsawan

Sumber gambar, Amanda Ruggeri
Warga yang paling terkenal adalah James dan Mary St Aubyn, yang juga dikenal sebagai Lord dan Lady St Levan, yang pindah ke kastil ini bersama keempat anak mereka pada tahun 2003.
Salah satu yang ditemukan anak-anaknya, seperti tertuis dalam buku petunjuk yang ditulis James- adalah bahwa teras kastil amat bagus untuk main skateboarding.
Kastil ini sudah menjadi milik keluarga mereka selama 350 tahun lebih, sejak anggota parlemen Kolonel John St Aubyn ditunjuk sebagai Kapten St Michael’s Mount pada masa perang saudara di Inggris.
Sebagai pemenang perang dia kemudian membeli kastil ini dari kerajaan pemiliknya. Tahun 1954, keluarga St Aubyn menyerahkannya kepada National Trust namun mereka tetap memiliki hak sewa selama 999 tahun.
- <link type="page"><caption> Seberapa langka lobster biru?</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/vert_earth/2016/06/160608_vert_earth_lobster" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Apakah semakin tua seorang musisi, jadi semakin membaik?</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/vert_cul/2016/06/160619_vert_cul_umur" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Pernikahan kedua: Mimpi pada usia pensiun atau justru mimpi buruk?</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/vert_cap/2016/06/160618_vert_cap_pernikahan" platform="highweb"/></link>
Benteng trategis

Sumber gambar, Amanda Ruggeri
Perang saudara Inggris bukan satu-satunya yang menempatkan St Michael’s Mount di baris depan aksi militer. Tahun 1193, biara ini direbut oleh yang kelak menjadi Raja John dari saudaranya dan raja yang berkuasa saat itu, Richard I.
Tahun 1473, ketika Lancaster dan York berperang dalam yang disebut Perang Bunga Mawar, pulau ini dikepung oleh tentara York pendukung Raja Edward IV.
Namun komandan Lancaster, John de Vere, sempat menguasai kastil ini selama enam bulan.
Dan tahun 1588, benteng ini yang pertama kali menyalakan lampu suar ketika melihat Armada Spanyol, yang memicu rantai mercu suar sebagai peringatan hingga ke London di sebelah tenggara Inggris.
Namun tanda terbaru dari nilai militer pulau ini adalah tiga gardu jaga Perang Dunia II, berupa pos kecil dari beton untuk melindungi lokasi persenjataan –dan tentara yang mengoperasikannya- seandainya terjadi serangan.
Lokasi banteng ini membuatnya amat berguna untuk melindungi serangan ke teluk dan pantai yang memanjang deari Marazion ke Penznace di di pulau utama Inggris.
Walau dua dari pos jaga itu tidak bisa dikunjungi, Anda tetap bisa melihat pos jaga ketiga di bagian tenggara.
Iklim Cornwall

Sumber gambar, Amanda Ruggeri
Beberapa pengunjung tidak masuk ke dalam taman kastil karena harus membeli tiket lagi. Tapi itu sebuah kesalahan.
Di bawah dinding kastil, terdapat taman dengan sejumlah tanaman berwarna yang biasanya hanya anda lihat di tempat dengan iklim yang lebih hangat.
Tanaman itu antara lain fuchsia cape dari Afrika Selatan, blue lithodora dari Mediterania, dan agaves yang sering Anda lihat di Meksiko, maupun aeonium dari iklim tropis.
Bertahannya dari spesies cuaca hangat itu menunjukkan iklim di Cornwall, dengan hembusan angin dari kawasan Teluk membuat bagian Inggris barat daya agak hangat, sementara teras batu membuat sinar matahari bisa memanaskan taman hingga 40 derajat C.
Tapi tak berarti bahwa memelihara taman itu mudah karena tukang kebun harus bisa mencapai beberapa pojok yang curam.
Dari biara ke militer

Sumber gambar, Amanda Ruggeri
Atraksi utama adalah kastil itu sendiri. Dengan dibubarkannya biara oleh Raja Henry VIII, biarawan terakhir meninggalkan pulau kecil ini pada tahun 1548.
Namun biara mereka –seperti terlihat dalam gambar- tetap menjadi inti dari banteng ini, yang dibangun dan diubah dalam tahun-tahun sesudahnya.
Sayap sebelarh barat daya, misalnya, dibangun pada Abad ke-16 sementara pijakan untuk senjata dan menaranya dibangun pada masa Perang Saudara Inggris di Abad ke-17.
- <link type="page"><caption> Sebuah kampung tanpa pintu dan kunci di India</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/vert_tra/2016/06/160618_vert_tra_shani" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Bekerja di Nigeria, terbang setiap pekan ke AS untuk kuliah</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/vert_cap/2016/06/160611_vert_cap_kuliah_mba" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Bagaimana peradaban Maya bisa ditemukan?</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/vert_fut/2016/06/160603_vert_fut_maya" platform="highweb"/></link>
Lonceng makan

Sumber gambar, Amanda Ruggeri
Ruangan yang diberi nama Chevy Chase –yang berasal dari balada abad pertengahan- ini memperluhatkan perubahan dalam kastil selama ini namun tetap menjaga keaslianya.
Pernah menjadi ruang maka biarawan, ruang ini kemudian menjadi Aula Utama, tempat berlangsungnya jamuan dan hiburan.
Walau belakangan direnovasi lagi, fungsinya tetap sebagairuang makan utapa hingga tahun 1950-a dan tetap digunakan untuk acara-acara khusus oleh keluarga St Aubyn.
Gelombang perubahan

Sumber gambar, Amanda Ruggeri
Dari puncaknya, pengunjung bisa melihat ke Marazion di seberang dan juga ke kampung di bawah banteng.
Sekarang mungkin mudah melupakannya, namun pada masa jayanya di abag ke-19, pemukiman di bawah banteng memiliki 300 penduduk, dan juga ada sekolah, pengolahan susu, dan pub.
Tentu Anda juga bisa melihat jembatan sepanjang 800 meter yang menghubungkannya ke Marazion yang sekarang –jika pasang naik- tertutup laut.
Lahan terendam

Sumber gambar, Amanda Ruggeri
Menelusuri jembatan batu bukan satu-satunya cara untuk sampai ke pulau karena ketiga gelombang pasang Anda bisa pergi pulang dengan meggunakan perahu warga setempat bertarif setara Rp40.000.
Sejak teluknya dilanda banjir besar sekitar 4.000 tahun lalu, perahu menjadi angkutan utama untuk adalah jalur laut pula yang membuat pulau ini pernah menjadi pusat perdagangan sekitar 3.000 tahun lalu
<italic>Anda bisa membaca artikel ini dalam bahasa Inggris </italic><italic><link type="page"><caption> A Medieval Castle – That floats?</caption><url href="http://www.bbc.com/travel/story/20160523-a-medieval-castle-that-floats" platform="highweb"/></link> dan berbagai artikel lain tentang perjalanan di </italic><link type="page"><caption> <italic>BBC Travel</italic></caption><url href="http://www.bbc.com/travel" platform="highweb"/></link>.









