Perdebatan warganet soal viralnya foto penumpang makan di lantai stasiun MRT

Sumber gambar, ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
Masa uji coba moda transportasi publik MRT Jakarta memunculkan perdebatan di kalangan warganet setelah viralnya foto penumpang yang makan bersama di lantai stasiun, selain juga penumpang yang bergelantungan di pegangan, sampai soal menginjak kursi.
Sebuah unggahan yang viral memperlihatkan sekumpulan perempuan dan anak-anak yang makan nasi bungkus sambil duduk di lantai stasiun MRT Jakarta.
Artikel ini memuat konten yang disediakan X. Kami meminta izin Anda sebelum ada yang dimunculkan mengingat situs itu mungkin menggunakan cookies dan teknologi lain. Anda dapat membaca X kebijakan cookie dan kebijakan privasi sebelum menerima. Untuk melihat konten ini, pilihlah 'terima dan lanjutkan'.
Lompati X pesan, 1
Artikel ini memuat konten yang disediakan X. Kami meminta izin Anda sebelum ada yang dimunculkan mengingat situs itu mungkin menggunakan cookies dan teknologi lain. Anda dapat membaca X kebijakan cookie dan kebijakan privasi sebelum menerima. Untuk melihat konten ini, pilihlah 'terima dan lanjutkan'.
Lompati X pesan, 2
Warganet pun ramai mengomentari unggahan tersebut. Sebagian menyatakan bahwa perilaku para penumpang dengan makan di MRT itu telah melanggar aturan hukum dan bahkan menandai bahwa Indonesia 'belum siap' dengan 'fasilitas negara maju'.
Artikel ini memuat konten yang disediakan X. Kami meminta izin Anda sebelum ada yang dimunculkan mengingat situs itu mungkin menggunakan cookies dan teknologi lain. Anda dapat membaca X kebijakan cookie dan kebijakan privasi sebelum menerima. Untuk melihat konten ini, pilihlah 'terima dan lanjutkan'.
Lompati X pesan, 3
Artikel ini memuat konten yang disediakan X. Kami meminta izin Anda sebelum ada yang dimunculkan mengingat situs itu mungkin menggunakan cookies dan teknologi lain. Anda dapat membaca X kebijakan cookie dan kebijakan privasi sebelum menerima. Untuk melihat konten ini, pilihlah 'terima dan lanjutkan'.
Lompati X pesan, 4
Namun tak sedikit juga warganet yang berpendapat bahwa aksi makan bersama penumpang uji coba MRT sebagai sesuatu yang bisa dimaklumi.
Artikel ini memuat konten yang disediakan X. Kami meminta izin Anda sebelum ada yang dimunculkan mengingat situs itu mungkin menggunakan cookies dan teknologi lain. Anda dapat membaca X kebijakan cookie dan kebijakan privasi sebelum menerima. Untuk melihat konten ini, pilihlah 'terima dan lanjutkan'.
Lompati X pesan, 5
Artikel ini memuat konten yang disediakan X. Kami meminta izin Anda sebelum ada yang dimunculkan mengingat situs itu mungkin menggunakan cookies dan teknologi lain. Anda dapat membaca X kebijakan cookie dan kebijakan privasi sebelum menerima. Untuk melihat konten ini, pilihlah 'terima dan lanjutkan'.
Lompati X pesan, 6
Artikel ini memuat konten yang disediakan X. Kami meminta izin Anda sebelum ada yang dimunculkan mengingat situs itu mungkin menggunakan cookies dan teknologi lain. Anda dapat membaca X kebijakan cookie dan kebijakan privasi sebelum menerima. Untuk melihat konten ini, pilihlah 'terima dan lanjutkan'.
Lompati X pesan, 7
PT MRT Jakarta sudah mengeluarkan pernyataan yang "menyesalkan perilaku yang tidak seharusnya dilakukan di stasiun dan kereta".
"Seperti makan dan minum di stasiun dan kereta, berdiri/menginjak kursi kereta, bergelantungan di kereta yang teridentifikasi dari hasil evaluasi selama dua hari terakhir (22-23 Maret 2019) di mana ketika pendaftaran dapat dilakukan di stasiun dan tanpa batasan kuota," menurut pernyataan resmi mereka.
Sementara itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, pada wartawan, Minggu (24/3), juga mengatakan bahwa, "Ada dua yang dievaluasi. Pertama, lifestyle dari masyarakat. Masyarakat kurang tertib, makan di stasiun, gelantungan, itu viral. Saya mengharapkan ada kultur baru dan kita memang harus menyesuaikan."

Sumber gambar, ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
Dalam pidatonya saat meresmikan transportasi publik Moda Raya Terpadu atau MRT Jakarta fase pertama rute Lebak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia (HI), Minggu (24/3/2019) pagi, Presiden Joko Widodo mengatakan, "Hari ini sebuah peradaban baru akan kita mulai, yaitu dengan dioperasikannya MRT di DKI Jakarta, fase pertama."
Presiden kemudian berkata, dirinya menitipkan kepada masyarakat agar tidak membuang sampah di dalam MRT dan di komplek stasiunnya.
Dia juga mengingatkan agar pengguna MRT antri saat masuk dan keluar moda transportasi tersebut.
"Ngantri dan berdisiplin waktunya, jangan sampai pintunya mau tutup baru masuk. Kecepit nanti di pintunya," ujarnya.









