Mourinho: para pemain menderita di bawah tekanan

Sumber gambar, REUTERS
Para pemain Manchester United mungkin merasa berada di bawah tekanan untuk bermain bagi juara Liga Inggris 20 kali itu, kata manajer Jose Mourinho.
Kekalahan 3-1, Minggu (18/9) dari Watford di Liga Primer membuat United menderita kekalahan dalam tiga pertandingan berturut-turut.
Kini mereka berada di urutan ketujuh dengan sembilan poin dari lima pertandingan mereka, dan kalah dalam pertandingan pembuka Liga Eropa dari Feyenoord.
"Saya merasa bahwa beberapa individu mungkin merasakan tekanan dan tanggung jawab terlalu besar," kata Mourinho.
"Kami harus memperbaikinya, tidak diragukan lagi, secara individual dan kolektif. Dan itulah tugas saya."
- <link type="page"><caption> Jose Mourinho kecewa MU kalah di kandang Feyenoord</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2016/09/160915_olahraga_feyenoord_mu" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Belanja pemain klub-klub Liga Primer tembus Rp20 triliun</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2016/09/160831_olahraga_primer_rekor_transfer" platform="highweb"/></link>
Tim berjuluk Setan Merah itu memenangkan Community Shield dan memenangkan tiga pertandingan pertama di Liga Primer di bawah mantan pelatih Chelsea dan Real Madrid, Jose Mourinho, yang menggantikan Louis van Gaal yang dipecat di musim panas lalu.
Tapi lalu mereka menderita kekalahan dari seteru sekota, Manchester City yang ditangani seteru bebuyutan Mourinho, Pep Guardiola di Old Trafford akhir pekan lalu diikuti oleh kekalahan di Liga Eropa.

Sumber gambar, REUTERS
Mourinho kalah dalam tiga pertandingan berturut-turut dalam satu musim untuk pertama kalinya sejak Februari 2002, ketika dia menangani Porto.
Dalam pertandingan hari Minggu, Watford memimpin di babak pertama melalui tendangan Etienne Capoue, namun disamakan di babak kedua oleh striker remaja Inggris Marcus Rashford dengan sontekan memanfaatkan umpan Ibrahimovic.
Namun klub berjuluk The Hornets kembali unggul tujuh menit sebelum masa normal berakhir melalui pemain pengganti Juan Zuniga, yang baru masuk kurang dari satu menit, dituntaskan penalti Troy Deeney di masa tambahan setelah Marouanne Fellaini melakukan pelanggaran di kotak penalti.

"Kami memulai musim dengan sangat baik dengan memenangkan Community Shield dan tiga kemenangan berturut-turut di Liga Primer, awal terbaik seorang manajer baru di Manchester United, saya pikir," kata Mourinho.
"Tapi apakah saya lalu menganggap bahwa tim saya sangat siap, sempurna, tidak terkalahkan? Tidak sama sekali."
"Saya sangat menyadari bahwa kami tidak sempurna, dengan banyak pemain yang belum mencapai puncak dan bisa membuat kesalahan sendiri."
'Kesalahan Wasit merugikan kami'
Mourinho menganggap timnya dirugikan oleh sejumlah keputusan wasit yang tidak adil dalam kekalahan-kekalahan mereka, termasuk melawan Watford.
Manajer Portugis itu menganggap pemain Watford melakukan pelanggaran terhadap Anthony Martial dalam peristiwa yang berujung pada gol pertama Watford, ketika bola direbut dari nujung tombak United Anthony Martial oleh gelandang rumah Miguel Britos.
Mourinho juga mengaku United seharusnya mendapat penalti dalam kekalahan 2-1 dalam derby melawan City, sementara pemain Feyenoord tampak offside sebelum gol yang berbuah kekalahan 1-0 di Liga Eropa.
"Kesalahan krusial wasit tidak dalam kendali saya - tidak ada yang bisa saya lakukan tentang itu," kata Mourinho.
"Jadi kami dirugikan oleh kesalahan-kesalahan ini dan saya tidak bisa berbuat apa-apa."
Hasil lengkap
Watford 3-1 Man Utd
Crystal Palace 4-1 Stoke
Southampton 1-0 Swansea
Tottenham 1-0 Sunderland
Hull 1-4 Arsenal
Leicester 3-0 Burnley
Man City 4-0 Bournemouth
West Brom 4-2 West Ham
Everton 3-1 Middlesbrough









