Presiden FIFA, Infantino, dinyatakan bersih

Sumber gambar, Reuters
Presiden FIFA, Gianni Infantino, dinyatakan bersih dari kesalahan setelah dilakukan penyelidikan terkait pengeluaran, proses rekrutmen dan dugaan PHK terhadap pembocor rahasia.
Infantino memimpin Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) sejak bulan Februari untuk menggantikan Sepp Blater yang mengundurkan diri.
- <link type="page"><caption> Penyelidikan ungkap pembayaran bonus, FIFA pecat wakil sekjen</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2016/05/160523_olahraga_fifa" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Bekas presiden asosiasi sepakbola Jerman terancam sanksi</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2016/05/160520_olahraga_jerman_fifa" platform="highweb"/></link>
Dewan etika FIFA menemukan tidak terdapat "pertentangan kepentingan" dan pelanggaran kode etik organisasi.
"Kemudahan yang dinikmati Infantino tidak dipandang tidak patut," kata organisasi itu.
Infantino mengatakan gembira atas keputusan itu, dan menambahkan dia "ingin menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang bekerja sama dengan dewan etika untuk memastikan semua fakta didengarkan dan kebenaran dipertahankan".
Bulan lalu, BBC menemukan Infantino, 46 tahun, diperiksa badan penyelidik dewan etik FIFA.
Salah satu tuduhannya adalah Infantino membuka kemungkinan pertentangan kepentingan karena menggunakan pesawat jet pribadi milik negara yang berkeinginan menjadi tuan rumah Piala Dunia.





