Rusia tuding pendukung Inggris di Piala Eropa

Sumber gambar, Reuters
Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov, mengatakan tidak mungkin mengabaikan 'provokasi kasar' yang dilakukan para pendukung Inggris dalam Piala Eropa 2016.
Hal itu disampaikannya menanggapi sanksi percobaan atas Rusia terkait kerusuhan dalam pertandingan Rusia-Inggris di Marseille, Sabtu 11 Juni.
Otorita sepak bola Eropa, UEFA, mengancam Rusia akan didiskualifikasi dari Piala Eropa 2016 jika pendukungnya kembali melakukan kerusuhan.
- <link type="page"><caption> Laporan khusus Piala Eropa 2016</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/olahraga_piala_eropa" platform="highweb"/></link><link type="page"><caption> </caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2016/06/160614_olahraga_piala_eropa_rusia" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Sanksi percobaan untuk Rusia, terkait kerusuhan Eropa 2016</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2016/06/160613_olahraga_piala_eropa_2016" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Gol Gerard Pique antar kemenangan Spanyol </caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2016/06/160613_olahraga_piala_eropa_2016" platform="highweb"/></link>
Dalam pertemuan dengan parlemen Rusia, Lavrov mengatakan secara umum perilaku dari sejumlah pendukung Rusia memang tidak bisa diterima -seperti membawa obor api ke dalam stadion.

Sumber gambar, Reuters
Namun dia mengeluh karena kekerasan oleh pihak lainnya diabaikan.
"Kita tidak bisa menutup mata dengan aksi provokasi yang tidak bisa diterima oleh para pendukung negara lain," katanya.
- <link type="page"><caption> Polandia kalahkan Irlandia Utara di Piala Eropa </caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2016/06/160612_olahraga_piala_eropa_hasil" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Inggris dan Rusia diancam dikeluarkan dari Piala Eropa</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2016/06/160612_olahraga_uefa_rusia_inggris" platform="highweb"/></link>
"Anda mungkin melihat gambar di TV ketika bendera Rusia diinjak-injak," tambahnya merujuk pada pendukung Inggris yang menginjak bendera Rusia.
Dia juga memprotes upaya polisi Prancis yang menghentikan bus yang membawa pendukung Rusia.
Jaksa penuntut Prancis sebelumnya mengatakan 150 perusuh sepak bola asal Rusia terlibat dalam kekerasan di Marseille dan enam pendukung Inggris serta dua pendukung Rusia ditangkap.









