Tekuk Belgia, Italia pimpin Grup E Euro 2016

Italia menang 2-0 atas Belgia berkat gol Giaccherini dan Pelle.

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Italia menang 2-0 atas Belgia berkat gol Giaccherini dan Pelle.

Italia memimpin klasemen sementara Grup E Piala Eropa 2016 usai mengalahkan Belgia dengan skor 2-0 di Stade des Lumieres, Lyon, Prancis, pada Senin (13/06) waktu setempat.

Bermain melawan Belgia dengan materi pemain yang lebih diunggulkan, Italia menjalankan taktik pertahanan poros tengah dan serangan balik yang dirancang pelatih Antonio Conte, mantan juru strategi Juventus yang bakal menangani Chelsea.

Taktik itu terbukti membuat frustrasi Belgia. Serangan tim berjuluk ‘Setan Merah’ itu berulang kali tak mampu menerobos kokohnya palang pintu Italia yang dikawal Gianluigi Buffon, kiper kawakan berusia 38 tahun. Contohnya, tendangan Radja Nainggolan, gelandang Belgia keturunan Indonesia, yang ditepis Buffon pada menit ke-10.

  • <link type="page"><caption> Gol Gerard Pique antar kemenangan Spanyol </caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2016/06/160613_olahraga_piala_eropa_2016" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Polandia kalahkan Irlandia Utara di Piala Eropa </caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2016/06/160612_olahraga_piala_eropa_hasil" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Inggris dan Rusia diancam dikeluarkan dari Piala Eropa</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2016/06/160612_olahraga_uefa_rusia_inggris" platform="highweb"/></link>
Kiper Belgia, Thibaut Courtois, beberapa kali menyelamatkan gawang dari serangan para pemain Italia.

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Kiper Belgia, Thibaut Courtois, beberapa kali menyelamatkan gawang dari serangan para pemain Italia.

Sebaliknya, pada menit ke-32, Italia mengejutkan Belgia melalui umpan lambung Leonardo Bonucci dari tengah lapangan yang disambut pemain Sunderland, Emanuele Giaccherini, dengan tendangan presisi ke sisi kanan gawang. 1-0 untuk Italia.

Keunggulan Italia tidak sanggup diubah para pemain Belgia. Ujung tombak Romelu Lukaku yang tinggal berhadapan dengan Buffon menyia-nyiakan peluang pada babak kedua. Begitu pula dengan Divock Origi yang tandukannya melambung di atas mistar gawang.

Beberapa saat sebelum peluit tanda akhir pertandingan ditiup wasit, Italia malah menggandakan keunggulan. Antonio Candreva yang berhadapan dengan kiper Thibaut Courtois mengirim umpan ke pemain Southampton, Graziano Pelle, yang berdiri bebas. Dengan sebuah tendangan gunting, bola pun melesak ke dalam gawang Belgia.

Italia berada di peringkat pertama klasemen sementara Grup E, sedangkan Swedia dan Republik Irlandia menempati posisi tiga dan empat usai bermain imbang 1-1.

Sumber gambar, EPA

Keterangan gambar, Italia berada di peringkat pertama klasemen sementara Grup E, sedangkan Swedia dan Republik Irlandia menempati posisi tiga dan empat usai bermain imbang 1-1.

Hasil ini cukup mengantarkan Gli Azzuri—julukan timnas Italia—ke puncak klasemen sementara Grup E. Dua penghuni lainnya, Republik Irlandia dan Swedia, berada di peringkat tiga dan empat setelah bermain imbang 1-1.

“Yang kami tunjukkan malam ini adalah keberadaan dua tim yang bermain sepak bola menarik, dengan perubahan di masing-masing kubu. Ini membuktikan bahwa dalam sepak bola, tiada yang sudah ditentukan sebelumnya. Di lapangan Anda harus menyatakannya,” kata Conte.

Di lain pihak, kiper Belgia, Thibaut Courtois, menyatakan timnya harus memenangi dua pertandingan lagi melawan Republik Irlandia dan Swedia agar bisa lolos ke babak berikutnya.

“Kami harus menjadi tim yang lebih baik. Italia mengungguli kami dalam pengaturan tim dan merekalah tim yang lebih baik secara taktis,” ujarnya.