Logo baru Olimpiade Tokyo 2020 diumumkan

Sumber gambar, EPA
Pihak penyelenggara Olimpiade Jepang mengumumkan logo baru Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo 2020.
Logo yang disebut dengan Lambang Kotak-kotak Harmonis menggantikan pilihan logo pertama yang dibatalkan karena perancangnya dituduh meniru.
Perancang bersangkutan sudah menolak tuduhan dari seorang seniman Belgia, Olivier Debie, yang mengakui rancangannya ditiru untuk logo awal.
- <link type="page"><caption> Jepang umumkan desain baru stadion Olimpiade 2020</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2015/12/151222_olahraga_stadion_olimpiade" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Panitia Olimpiade Tokyo usulkan cabang baru</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2015/09/150928_olahraga_olimpiade_tokyo" platform="highweb"/></link>
Menurut pihak penyelenggara, logo baru menggunakan pola dan warna yang mencerminkan lintas budaya dalam pesta olahraga dunia tersebut.
"Logo menggabungkan pesan 'persatuan dalam keragaman."

Sumber gambar, AP
Rancangan stadion juga diganti
Ditambahkan bahwa gagasan dasarnya adalah Olimpiade mengupayakan keragaman sebagai landasan untuk menghubungkan dunia.
Pemenang logo baru adalah Asao Tokolo, yang mengaku kaget meraih kemenangan dalam kompetisi yang dibuka kembali.
"Saya menghabiskan banyak waktu dan upaya untuk rancangan itu, seperti anak saya sendiri," jelasnya.
Pihak penyelenggara Olimpiade Tokyo 2020 tidak setuju dengan tuduhan 'plagiarisme' namun mengatakan terlalu banyak keraguan atas logo pertama.
Perdebatan tentang logo muncul setelah diputuskannya rancangan ulang untuk stadion utama karena biaya pembangunannya yang amat mahal.
Rancangan awal merupakan karya arsitek warga Inggris asal Irak, mendiang Zaha Hadid, namun yang akan digunakan adalah rancangan yang lebih murah karya arsitek Jepang, Kengo Kuma.









