FIA setuju kembali ke format lama kualifikasi F1

F1 di Bahrain

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Sistem kualifikasi musim balap 2016 sudah diterapkan, termasuk dalam Grand Prix di Bahrain pada awal April.

Federasi Olahraga Otomotif Internasional (FIA) secara resmi menyetujui penggunaan kembali format kualifikasi tahun 2015.

Dengan demikian, sistem tersebut dapat diterapkan dalam Grand Prix di Cina akhir pekan ini.

Perkembangan ini diambil setelah sistem baru yang selama ini diterapkan menunjukkan kegagalan dalam dua balap pembuka dan mengundang kritik dari kalangan pembalap, tim, ofisial, maupun para pendukung.

Sistem kualifikasi musim balap 2016 telah diterapkan dalam balapan di Australia dan Bahrain.

Ketua FIA Jean Todt

Sumber gambar, EPA

Keterangan gambar, Ketua FIA Jean Todt (kiri) akhirnya menerima keberatan para tim Formula 1 atas penggunaan sistem baru.

Pada Senin (11/04), FIA menyatakan keputusan untuk kembali ke format lama ditempuh melalui sejumlah fase proses perundangan.

  • <link type="page"><caption> Kualifikasi F1 segera kembali ke format 2015</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2016/04/160407_sport_f1_format_kualifikasi" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Semua Tim F1 menolak sistem kualifikasi baru</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2016/04/160407_olahraga_formula_1" platform="highweb"/></link>

Artinya, penggunaan format lama sekarang telah disetujui secara bulat baik oleh Komisi F1 yang terdiri dari wakil-wakil tim Formula 1, sponsor, sirkuit dan pemasok ban, dan Dewan Dunia FIA.

Pekan lalu, ketua FIA Jean Todt dan direktur komersial F1 Bernie Ecclestone menerima keberatan yang diajukan tim-tim F1 dan akhirnya setuju untuk kembali ke sistem lama.