Legenda sepak bola Franz Beckenbauer diselidiki

Franz Beckenbauer

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Franz Beckenbauer menjabat sebagai ketua komite penyelenggara Piala Dunia 2006 di Jerman.

Komite Etik Badan Sepak Bola Dunia (FIFA) membuka penyelidikan tentang proses pencalonan tuan rumah yang diberikan kepada Jerman pada 2006.

Penyelidikan terpusat pada kemungkinan pemberian suap kepada enam individu, termasuk mantan presiden federasi sepak bola Jerman Wolfgang Niersbach dan mantan bintang sepak bola internasional sekaligus wakil presiden federasi, Franz Beckenbauer.

Penyelidikan juga akan mencari tahu tentang kemungkinan pelanggaran kode etik FIFA oleh individu-individu lain.

Tahun lalu, Franz Beckenbauer, 70, mengaku melakukan kesilapan dalam proses pencalonan tetapi membantah tuduhan adanya pembelian suara.

  • <link type="page"><caption> Franz Beckenbauer diperiksa terkait 'korupsi FIFA'</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2015/10/151021_olahraga_beckenbauer" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> </caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2015/10/151021_olahraga_beckenbauer" platform="highweb"/></link><link type="page"><caption> FIFA cabut sanksi Franz Beckenbauer</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2014/06/140627_sanksi_beckenbauer" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Jerman bantah suap Piala Dunia 2006</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2015/10/151017_sport_jerman_pialadunia2006" platform="highweb"/></link>

Dalam pemilihan tuan rumah Piala Dunia yang diadakan pada Juli 2010, Jerman mengalahkan Afrika Selatan dengan perbandingan suara 12-11.

Ketika itu, ia menjabat sebagai ketua komite penyelenggara Piala Dunia. Menurut laporan-laporan, legenda sepak bola Jerman itu mengeluarkan pembayaran kepada FIFA sebagai imbalan atas hibah keuangan.

Beckenbauer tercatat sebagai kapten tim nasional Jerman Barat pada Piala Dunia 1974 dan mengantarkan negaranya menjuarai turnamen yang digelar di Jerman Barat.

Pada Piala Dunia di Italia 16 tahun kemudian, ia menjadi manajer timnas yang juga keluar sebagai juara dunia ketika itu.

Ia kemudian menjadi manajer klub Marseille dan Bayern Muenchen.