FA mendakwa Diego Costa saat melawan Everton

Diego Costa

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Diego Costa dikelurkan dari lapangan setelah mendapat dua kartu kuning.

Penyerang Chelsea, Diego Costa, didakwa dengan perilaku tidak pantas setelah mendapat kartu merah dalam pertandingan melawan Everton, Sabtu (12/03) lalu.

Pemain Timnas Spanyol itu mendapat kartu kuning keduanya karena terlibat adu fisik dengan gelandang Everton, Gareth Barry, di menit ke-84 dalam pertandingan seperempat final Piala FA.

Pertandingan dimenangkan oleh Everton dengan angka 2-0 lewat gol yang dicetak oleh Romelu Lukaku, yang membuat Chelsea tersingkir.

  • <link type="page"><caption> Chelsea tersingkir dari Piala FA, Costa dituduh menggigit</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2016/03/160313_sport_chelsea_tersingkir_pialafa" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Hiddink tumpukan harapan ke Costa untuk singkirkan PSG</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2016/03/160309_olahraga_chelsea_psg" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Chelsea 'tim Zorro', Diego Costa juga bakal bertopeng</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2016/02/160213_olahraga_chelsea_zorro" platform="highweb"/></link>

Dalam insiden tersebut, Costa tampak seperti menggigit leher Barry walau kedua pemain membantahnya.

Diego Costa

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Costa dan Barry membantah insiden 'menggigit'.

Bagaimanapun otorita sepak bola Inggris, FA, tetap mendakwa pemain Spanyol berusia 27 tahun tersebut, yang diberi waktu hingga Kamis 17 Maret untuk menanggapinya.

"Perilakunya, setelah mendapat kartu kuning kedua dalam pertandingan, diduga sebagai perilaku yang tidak pantas," seperti tertulis dalam pernyataan FA.

Selain itu Costa juga mendapat waktu hingga Rabu 16 Maret untuk memberikan penjelasan kepada FA terkait dugaan dia memberikan 'isyarat' menghina kepada para pendukung Everton saat meninggalkan lapangan waktu istirahat babak pertama.

Sepanjang pertandingan, para pendukung Everton berulang kali menyoraki Costa setiap kali dia menguasai bola.