Chelsea tersingkir dari Piala FA, Costa dituduh menggigit

Sumber gambar, Reuters
Kekalahan Chelsea atas Everton pada ajang perempat final Piala FA, Sabtu (12/03), diwarnai insiden pengusiran striker Diego Costa yang diduga menggigit Gareth Barry. Namun, Costa membantah dirinya melakukan aksi tersebut.
Melalui juru bicara klub, Chelsea mengutarakan bantahan Costa.
“Diego berbicara kepada ofisial klub dan menyampaikan penyesalannya mengenai reaksi terhadap Barry yang membuatnya mendapat kartu merah. Namun, Diego juga sangat jelas bahwa dia tidak menggigitnya sama sekali.”
Manajer Chelsea, Guus Hiddink, mengklaim Everton sengaja memprovokasi Costa selama pertandingan berlangsung. Akibatnya, pemain berusia 27 tahun itu mengonfrontasi pemain lawan, menggerakkan kepalanya ke arah leher.

Sumber gambar, Getty
“Dia lumayan dikejar selama pertandingan oleh Everton. Mereka semua mengejarnya. Mereka tahu itu, dan sah-sah saja menurut peraturan. Sebagai wasit, Anda harus menjaga situasi, tapi juga mengetahui dan merasakan atmosfernya,” kata Hiddink.
Hiddink, yang telah mengantarkan Chelsea meraih kemenangan pada final Piala FA 2009 melawan Everton, mengaku tidak melihat insiden yang melibatkan Costa dan Barry.
“Saya berusaha jujur dalam penilaian dan sulit bagi saya untuk berkata ‘ya’ atau ‘tidak’. Jadi saya tidak ingin memberi penilaian soal ini,” katanya.

Sumber gambar, Reuters
Sementara itu, manajer Everton, Roberto Martinez, mengatakan Barry tidak mengeluh soal insiden dengan Costa. Dia mengaku lebih tertarik dengan kemenangan yang diraih tim asuhannya sehingga bisa melaju ke semifinal Piala FA.
“Penafsiran saya ialah, itu bukan momen kunci. Pertandingannya memang penuh emosi, dan sah-sah saja,” ujar Martinez.
Dalam pertandingan melawan Chelsea, Everton menciptakan dua gol berkat aksi individu Romelu Lukaku pada menit ke-77 dan ke-82. Berkat kemenangan itu, Everton akan berlaga pada semifinal Piala FA di Stadion Wembley, pada April mendatang.
Sedangkan bagi Chelsea, tersingkir dari Piala FA berarti klub itu tidak punya kans lagi untuk memenangi gelar apapun untuk musim ini. Musim depan pun klub asal London tersebut tidak bisa berlaga di Liga Champions, yang pertama kali sejak Roman Abramovich membeli Chelsea pada Juli 2003.









