Berapa lama Louis van Gaal akan bertahan di Old Trafford?

Sumber gambar, Getty
- Penulis, Phil McNulty
- Peranan, Wartawan sepak bola BBC
Tak biasanya Louis van Gaal banyak melempar senyum ketika menjawab pertanyaan para wartawan. Bisa dipahami karena timnya baru saja mengalahkan 'tim lemah' Shrewsbury di putaran kelima Piala FA dengan skor 3-0.
Mestinya memang United menang mudah, karena Shrewsbury adalah klub anggota divisi bawah Liga Satu, yang jauh di bawah Liga Primer.
Tapi senyum Van Gaal gagal menutupi kenyataan makin besarnya kekhawatiran di Old Trafford, bahwa satu kali kemenangan akan diikuti oleh beberapa hasil mengecewakan dalam beberapa pertandingan berikutnya.
Pada 17 Januari lalu United menang melawan Liverpool, tapi setelah itu United tampil tak meyakinkan, yang meneguhkan statistik bahwa timnya gagal mencetak gol di babak pertama dalam 11 pertandingan.
Pada Kamis (25/02) malam pekan ini United akan menjamu tim Denmark, FC Midtjylland, di babak 32 besar Liga Europa, setelah <link type="page"><caption> di laga pertama United menelan kekalahan 2-1</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2016/02/160218_olahraga_mu.shtml" platform="highweb"/></link>.
Dalam konteks ini, setelah menang 3-0 di kandang Shrewsbury, para pendukung khawatir United akan menelan kekalahan. Jika demikian keadaannya, tertutup sudah peluang United meraih piala di turnamen ini.
Bagi United, kemenangan bukanlah kemenangan.
Maksudnya, kemenangan hanyalah penunda dari kemungkinan yang hampir pasti terjadi: bahwa Van Gaal hengkang dari Old Trafford pada akhir musim 2015-2016.
Terbuka kemungkinan kontraknya dibatalkan sebelum akhir musim kalau United mencatat kekalahan memalukan.









