Rafael Benitez bertahan sebagai manajer Real Madrid

Rafael Benitez

Sumber gambar, All Sport

Keterangan gambar, Masa depan Rafael Benitez sempat menjadi spekulasi setelah Real kalah 0-4 dari Barcelona.

Manajer Real Madrid, Rafael Benitez, mendapat dukungan dari klub walau menderita kekalahan telak 0-4 dari musuh bebuyutannya, Barcelona.

Pria berusia 55 tahun itu ditunjuk mengasuh Real pada musim panas ini namun para pendukung memekik agar dia dipecat dalam pertandingan El Clasico, Sabtu (21/11) tersebut.

Usai menggelar rapat dewan direktur, Senin 23 November, Presiden Real Madrid, Florentino Perez, menegaskan, "Dia mendapat dukungan dan keyakinan penuh kami semua."

"Rafa baru saja memulai pekerjaannya di sini. Biarkan dia bekerja dan dia akan mencapai tujuannya."

Florentino Perez

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Florentino Perez sudah memimpin Real 15 tahun dan bekerja sama dengan 13 manajer.

Pertandingan berikut Real adalah melawan Shakhtar Donetsk di Liga Champions, Wednesday 25 November, dan melawan Eibar di La Liga pada hari Minggu.

Sebelumnya sempat beredar kabar kalau bintang Cristiano Ronaldo mengeluarkan ultimatum setelah kekalahan dari Barcelona itu dan mengatakan, "Saya atau Rafael Benitez yang pergi (meninggalkan Real)."

Lapran media mengatakan Ronaldo melampiaskan kekesalannya kepada rekan satu timnya namun langsung dibantah beberapa petinggi Real.

Florentino Perez tergolong tidak ragu-ragu memecat manajernya dengan catatan selama 15 tahun kepemimpinannya dia sudah bekerja sama dengan 13 manajer, dengan <link type="page"><caption> manajer terakhir yang dipecat adalah Carlo Ancelotti.</caption><url href="www.bbc.com/indonesia/olahraga/2015/10/151013_olahraga_ancelotti_ligaprimer.shtml" platform="highweb"/></link>