Carlo Ancelotti 'ingin kembali' ke Liga Primer

Carlo Ancelotti

Sumber gambar, PA

Keterangan gambar, Carlo Ancelotti menjadi manajer Chelsea pada 2009 hingga 2011 dan mengantarkan tim meraih dua trofi.

Manajer "papan atas" asal Italia, Carlo Ancelotti, mengatakan ingin kembali berkarier di Liga Primer.

Ancelotti saat ini tidak mengasuh tim sepak bola setelah <link type="page"><caption> kontraknya diakhiri oleh Real Madrid</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2015/05/150525_olahraga_real_ancelotti.shtml" platform="highweb"/></link> pada pertengahan 2015.

"Liga Primer ... lingkungannya ideal, bukan hanya bagi sepak bola tapi juga aspek-aspek lain dari olahraga ini," kata Ancelotti menjawab pertanyaan media Italia, Corriere Dello Sport, tentang apa yang ingin ia lakukan selanjutnya.

Ia menjelaskan bahwa banyak daya tarik dari liga utama Inggris, mulai dari beban kerja hingga tekanan yang sangat tinggi.

"Sebelum pensiun saya ingin kembali melatih tim Liga Primer," kata Ancelotti.

Prediksi juara Liga Primer

Dalam wawancara ini ia juga menyinggung soal tim yang akan keluar sebagai juara Liga Primer musim 2015-206.

Menurut Ancelotti, Manchester City memiliki peluang paling terbesar untuk menjadi juara karena dari sisi pemain, tim ini memiliki skuat paling kuat, dengan kualitas individu di atas tim-tim lain.

Carlo Ancelotti

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Carlo Ancelotti pindah ke PSG dan Real Madrid setelah meninggalkan Inggris.

Manajer berusia 56 tahun ini bukan nama asing di Liga Primer, dengan pernah mengasuh Chelsea pada 2009 hingga 2011 dan mengantarkan klub London barat tersebut menjuarai Liga Primer dan Piala FA.

Setelah mundur dari Chelsea, Ancelotti ke PSG dan kemudian pindah ke Real Madrid.

Namanya <link type="page"><caption> sempat disebut-sebut diincar Liverpool,</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2015/09/150923_olahraga_liverpool_ancelotti.shtml" platform="highweb"/></link> yang akhirnya memilih Jurgen Klopp sebagai manajer baru menggantikan Brendan Rodgers.