IOC siapkan Rp28,5 triliun untuk bantu pengungsi

Thomas Bach

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Presiden IOC Thomas Bach menyatakan ingin berperan menolong dalam krisis pengungsi ini.

Komite Olimpiade Internasional, IOC, menyisihkan US$2 juta (sekitar Rp28,5 triliun) untuk membantu krisis pengungsi yang tengah melanda Eropa.

Presiden IOC Thomas Bach dalam pernyataannya menyatakan, "Kami semua tersentuh oleh berita buruk dan cerita sedih yang terjadi dalam beberapa hari ini."

"Dengan krisis yang tengah terjadi di Timur Tengah, Afrika dan Eropa, dunia olahraga dan olimpiade ingin mengambil bagian dalam memberi bantuan kemanusiaan untuk menolong para pengungsi," kata Bach.

Dalam pernyataannya, IOC menyatakan bahwa olahraga dapat membantu mengurangi kesulitan yang dihadapi oleh para pengungsi, yang kebanyakan adalah orang muda dan anak-anak.

Jumlah ini akan didistribusikan melalui proyek yang diusulkan oleh Komite Olimpiade Nasional dan berbagai pihak yang berkepentingan dengan proses ini.

Keputusan akan dibuat "secepat-cepatnya" mengingat sifat krisis tersebut, kata IOC lagi.

Langkah IOC ini merupakan upaya paling baru dari badan olahraga untuk membantu dalam krisis kemanusiaan yang disebabkan arus pengungsi ini, sesudah Kamis (03/09) klub<link type="page"><caption> Bayern Munich menyumbang 1 juta euro</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2015/09/150903_olahraga_bayern_pengungsi" platform="highweb"/></link> untuk membangun pusat latihan sepakbola bagi pengungsi.