Menanti juara laga pembuka Liga Primer 2015-2016

Sumber gambar, Getty
Kompetisi Liga Primer akan dibuka pada Minggu (02/08) dengan pertarungan antara juara musim lalu, Chelsea, dan pemenang Piala FA, Arsenal, di Stadion Wembley.
Laga pembuka yang resmi disebut Community Shield itu mempertemukan dua klub tanpa tambahan pemain signifikan.
Arsenal diduga akan menempatkan <link type="page"><caption> penjaga gawang Petr Cech yang baru direkrut dari Chelsea</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2015/06/150629_olahraga_arsenal_cech" platform="highweb"/></link> pada skuad utama.
Adapun Chelsea amat mungkin memberi <link type="page"><caption> Radamel Falcao</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2015/07/150719_chelsea_falcao" platform="highweb"/></link> kesempatan bermain sejak awal pertandingan.
Penyerang berusia 29 tahun itu baru hengkang dari Manchester United setelah menghabiskan musim lalu dengan koleksi empat gol dalam 29 laga.
Falcao boleh jadi mendampingi striker Diego Costa di lini depan Chelsea setelah manajer Jose Mourinho mengatakan Costa telah pulih dari cederanya.

Sumber gambar, Reuters
Penampilan pramusim
Sebagai persiapan menjalani musim kompetisi 2015-2016, Arsenal telah berlaga dalam sejumlah laga. Hasilnya, sama sekali tidak mengecewakan.
Klub berjuluk ‘The Gunners’ itu mengalahkan Everton di Singapura sebelum menekuk Lyon dan menghempaskan runner-up Bundesliga musim lalu, Wolfsburg, pada ajang Emirates Cup di kandang mereka.
Sebaliknya, penampilan Chelsea jauh dari memukau. Kiper Asmir Begovic yang baru direkrut dari Stoke City harus memungut bola dari dalam gawang sebanyak empat kali ketika klub berjuluk ‘The Blues’ itu tunduk 2-4 dari New York Red Bulls dalam tur Amerika Serikat.
Pada ajang yang sama, anak-anak asuhan Mourinho hanya bisa bermain imbang dengan Paris St Germain dan Barcelona dalam 2x45 menit, <link type="page"><caption> meski akhirnya menang melalui adu penalti</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2015/07/150726_olahraga_chelsea_psg" platform="highweb"/></link>.

Sumber gambar, AFP
Rivalitas Wenger dan Mourinho
Di luar penampilan para pemain, rivalitas antara manajer Arsene Wenger dan Mourinho bakal seru dilihat. Apalagi, Wenger belum pernah mengecap kemenangan dari Mourinho dalam 13 kesempatan.
Kedua figur itu terlibat perseteruan verbal musim lalu ketika Wenger mengkritik strategi permainan Chelsea yang cenderung bertahan.
Perkataan Wenger tersebut lantas dibalas Mourinho. <link type="page"><caption> Pria asal Portugal itu menyindir kekalahan Arsenal dari AS Monaco</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2015/04/150425_mourinho_wenger_sindir" platform="highweb"/></link> dalam babak 16 besar Liga Champions, Februari lalu. “Tidak mudah (bertahan). Jika itu mudah, Anda tidak akan kalah 1-3 dari Monaco di kandang.”
Namun, menjelang laga antara Chelsea dan Arsenal, Mourinho menepis bahwa ada rivalitas antara dirinya dan Wenger.
“Saya tidak pernah membuat ledakan kegembiraan atau kebanggaan khusus dalam kemenangan atas Arsenal. Saya tidak akan membuat drama jika suatu hari nanti kami kalah,” kata Mourinho.
Di lain sisi, Wenger mengindikasikan bahwa media cenderung menyukai Mourinho. “Saya akan mempersilakan kisah cinta Anda dengan dia untuk berlanjut tanpa ikut campur.”
Data dan fakta
- Pemenang Piala FA hanya sekali menang dalam lima pertandingan Community Shield, yaitu Arsenal tahun lalu.
- Terakhir kali Chelsea memenangi Community Shield, klub itu meraih gelar juara Liga Primer (2005 dan 2009).
- Arsenal dan Chelsea pernah berhadapan dalam laga Community Shield pada 2005. Kala itu, Chelsea menang 2-1.
- Terakhir kali klub pemenang Community Shield dan menjadi juara Liga Primer pada musim yang sama ialah Manchester United pada 2010.
- Arsenal tidak bisa mengalahkan Chelsea dalam delapan laga terakhir.
- Arsenal belum mampu menyarangkan gol ke gawang Chelsea selama 482 menit akumulasi pertandingan.













