Putri Raheem Sterling jadi sasaran pesan Twitter

Sumber gambar, EPA
Kepolisian Inggris sedang menyelidiki pesan-pesan Twitter yang kasar yang diarahkan kepada putri pesepakbola Raheem Sterling.
Pesas-pesan tersebut dikirim setelah Sterling dilaporkan akan <link type="page"><caption> pindah dari Liverpool ke Manchester City dengan nilai transfer £49 juta</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2015/07/150712_olahraga_sterling" platform="highweb"/></link> atau sekitar Rp1 triliun.
Salah satu pesan menganjurkan Sterling untuk memeluk putrinya sebelum menulis pesan yang tampaknya mengancam putri Sterling.
Juru bicara Kepolisian Wilayah Merseyside mengatakan bahasa yang digunakan 'mengerikan'.
"Kami menanggapi insiden ini dengan amat serius dan penyelidikan olah para detektif dari Deparemten Penyelidikan Kriminal Liverpool sedang berlangsung," tambahnya.
Pesan Twitter lainnya merujuk kepada putri Sterling dengan komentar rasis.
Banyak dari pesan yang kasar itu sudah dihapus sementara sejumlah pengguna Twitter yang prihatin mengambil gambar pesan itu dan mendesak Kepolisian Merseyside untuk menyelidikinya.
Pemain sayap berusia 20 tahun ini masih memiliki kontrak di Liverpool hingga tahun 2017 namun sudah mengatakan kepada manajer Liverpool, Brendang Rodgers, bahwa dia ingin pindah.
Sejumlah pendukung Liverpool dan mantan pemain Liverpool -termasuk mantan kapten, Steven Gerrard, yang sudah pindah ke LA Galaxy- mengharapkan agar Sterling tetap bersama Liverpool.














