Copa America 2015: Tanpa Neymar, Brasil melaju ke perempat final

Dua gol Brasil disumbangkan Thiago Silva serta Roberto Firmino.

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Dua gol Brasil disumbangkan Thiago Silva serta Roberto Firmino.

Bermain tanpa Neymar, yang dijatuhi hukuman larangan bertanding, Brasil menembus babak perempat final ajang Copa America 2015 setelah menekuk Venezuela 2-1.

Dua gol Brasil bersarang ke gawang Venezuela berkat tendangan voli Thiago Silva yang menyambut sepak pojok Robinho pada menit ke-9 serta Roberto Firmino yang mencungkil bola hasil umpan tarik Willian pada menit ke-51.

Satu-satunya gol Venezuela disumbangkan Miku pada enam menit menjelang pertandingan berakhir.

Pada pertandingan lain, Kolombia hanya mampu bermain imbang 0-0 melawan Peru.

Hasil tersebut praktis membuat Brasil menempati peringkat pertama Grup C dengan mengumpulkan enam angka sekaligus berhak melenggang ke babak perempat final.

Tampil sebagai runner-up Grup C ialah Peru, yang mendulang empat angka seperti Kolombia namun lebih unggul dalam perolehan gol.

Pada babak perempat final, Brasil akan ditantang Paraguay, Sabtu (27/06) mendatang. Adapun Peru bakal meladeni Bolivia, Kamis (25/06).

Kalaupun Brasil beranjak hingga ke final, tim asuhan Dunga itu akan melanjutkan sisa laga dalam kancah Copa America tanpa kehadiran Neymar.

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Kalaupun Brasil beranjak hingga ke final, tim asuhan Dunga itu akan melanjutkan sisa laga dalam kancah Copa America tanpa kehadiran Neymar.

Tanpa Neymar

Kalaupun Brasil menang melawan Paraguay lalu beranjak hingga ke final, tim asuhan Dunga itu akan melanjutkan sisa laga dalam kancah Copa America <link type="page"><caption> tanpa kehadiran Neymar</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2015/06/150620_olahraga_neymar_dihukum" platform="highweb"/></link>.

Ujung tombak FC Barcelona tersebut dijatuhi hukuman tambahan lima kali larangan bertanding akibat terlibat keributan dengan para pemain Kolombia usai pertandingan di Grup C yang <link type="page"><caption> berakhir dengan kekalahan Brasil 0-1</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/olahraga/2015/06/150618_sport_brasil_neymar" platform="highweb"/></link>.

Sebelumnya Neymar sudah mendapat hukuman otomatis terkait kartu merah, berupa sekali larangan bertanding.

Namun, Dunga menepis anggapan bahwa timnya akan mandul tanpa Neymar.

“Tim manapun akan kehilangan Neymar. Namun, jika kami tidak memilikinya, kami tidak bisa meratapi nasib,” ujar Dunga sebagaimana dikutip kantor berita AP.

Mantan andalan ‘tim Samba’—julukan timnas Brasil—tersebut ingin lebih memusatkan perhatian pada pertandingan selanjutnya menghadapi Paraguay.

Dunga menyebut laga melawan Paraguay ialah ‘sangat pelik’ dan menyetarakannya dengan partai final.