Blatter mendesak adanya kesatuan dalam FIFA

blatter

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Blatter diperkirakan akan mengalahkan Pangeran Ali dari Yordania dan memenangkan masa jabatan ke lima.

Presiden FIFA Sepp Blatter mendesak bagi terciptanya kesatuan lewat sebuah pidato di depan para delegasi, sementara dilakukan persiapan pemungutan suara kepemimpinan badan sepakbola dunia itu.

Pemungutan suara dibayang-bayangi tuduhan terjadinya korupsi. Tujuh pejabat senior ditangkap di sebuah hotel di Swiss pada hari Rabu (27 Mei).

Blatter diperkirakan akan mengalahkan Pangeran Ali dari Yordania dan memenangkan masa jabatan ke lima.

Blatter mengakui penangkapan tersebut "menciptakan badai" tetapi dia mengatakan <link type="page"><caption> dirinya tidak bisa "mengawasi semua orang di sepakbola".</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2015/05/150528_olahraga_blatter_korupsi" platform="highweb"/></link>

Dia mengatakan kepada para delegasi di Zurich," Saya mendesak bagi terciptanya kesatuan dan semangat kelompok agar kita dapat maju ke depan bersama-sama".

"Kita tidak bisa membiarkan nama baik sepakbola, dan FIFA, diseret ke lumpur."

Pihak-pihak yang menjadi sasaran penyelidikan, yang dilakukan pemerintah Amerika Serikat dan Swiss, "tidaklah mewakili keseluruhan organisasi", katanya.

Blatter menghadapi desakan pengunduran diri, termasuk dari Perdana Menteri Inggris David Cameron, yang mengatakan di Berlin, Jerman pada hari Kamis bahwa Blatter seharusnya mengundurkan diri "sesegera mungkin".

Anggota FIFA, yang berjumlah 209, akan melakukan pemungutan suara rahasia untuk memutuskan apakah Blatter yang berusia 79 tahun akan kembali memimpin selama empat tahun lagi.