Gerrard: Fans Chelsea menaruh hormat selama dua detik

Para pendukung Chelsea bangkit berdiri dan bertepuk tangan untuk kapten Liverpool Steven Gerrard saat laga berakhir imbang 1-1 di Stamford Bridge, Minggu (10/05).

Sumber gambar, epa

Keterangan gambar, Para pendukung Chelsea bangkit berdiri dan bertepuk tangan untuk kapten Liverpool Steven Gerrard saat laga berakhir imbang 1-1 di Stamford Bridge, Minggu (10/05).

Kapten Liverpool, Steven Gerrard, menanggapi dingin sikap hormat yang diberikan para pendukung Chelsea di Stamford Bridge, Minggu (10/05).

Gelandang tengah itu mencetak gol semata wayang Liverpool sehingga laga di kandang Chelsea berakhir dengan skor 1-1.

Sesaat sebelum para pemain meninggalkan lapangan, para pendukung Chelsea berdiri dan bertepuk tangan untuk Gerrard.

“Saya lebih gembira diberi tepuk tangan oleh pendukung Liverpool. Fans Chelsea menaruh hormat selama dua detik hari ini, tapi mereka membantai saya sepanjang pertandingan. Saya tidak akan terdorong mendoakan fans Chelsea dengan baik. Namun sikap mereka yang berdiri (dan bertepuk tangan) hari ini bagus,” kata Gerrard.

Kepada BBC Sport, Gerrard mengaku paham mengapa fans Chelsea mengejeknya selama bertahun-tahun. “Karena saya tidak pernah mau bergabung ke sini (Chelsea),” ujarnya.

Klub asal London itu memang pernah mencoba tiga kali merekrut Gerrard. Namun, meski sempat tergoda dengan bujukan Jose Mourinho, dia selalu memilih bertahan di Anfield.

“Saya menaruh hormat yang besar untuknya. Dia adalah manajer terbaik di dunia. Saya bakal mau direkrut olehnya sebanyak tiga kali jika saya bukan pendukung setia Liverpool. Maknanya sangat dalam ketika Anda menang untuk warga Anda,” kata Gerrard.

Musuh tersayang

Pujian Gerrard untuk Mourinho mendapat sambutan hangat dari pria asal Portugal itu. Mourinho mengatakan Gerrard adalah pemain yang spesial.

Pendukung Chelsea mengolok Steven Gerrard yang tersungkur saat Liverpool menghadapi Chelsea, tahun lalu.

Sumber gambar, PA

Keterangan gambar, Pendukung Chelsea mengolok Steven Gerrard yang tersungkur saat Liverpool menghadapi Chelsea, tahun lalu.

“Saya gembira dengan tepuk tangan fans Chelsea (untuk Gerrard). Lagu negative yang dinyanyikan fans Chelsea untuknya adalah tanda penghormatan untuk musuh tua nan tersayang yang melawan kami dalam setiap kompetisi,” kata Mourinho.

Mendapat sanjungan fans Liverpool di Anfield, menurut Mourinho, ialah hal biasa bagi Gerrard karena dia menerimanya bertahun-tahun. “Namun mendapatkannya di sini, jauh dari kampung halaman, sangat berarti,” ujarnya.

Pada akhir musim ini, Gerrard akan meninggalkan Liverpool guna berlaga dalam kompetisi Liga Utama Amerika serikat bersama Los Angeles Galaxy.