Pelatihan hukum dan etika seks bagi pemain klub Brighton, Inggris

Sumber gambar, Getty
Para pesepakbola muda di klub divisi II Inggris, Brighton and Hove Albion -lebih dikenal sebagai Brighton saja- mendapat pelatihan khusus tentang etika serta hukum seputar persetujuan dalam melakukan hubungan seksual.
Klub itu merupakan yang pertama yang memberikan pelatihan dan penyuluhan kepada seluruh pemain mudanya, lelaki maupun perempuan.
Program ini namanya Protect, Inform and Prevent (PIP - Lindungi, Informasikan dan Cegah), bertujuan untuk menjelaskan kapan, secara hukum, bisa dikatakan bahwa suatu persetujuan untuk melakukan hubungan seksual telah diberikan.
Dalam program ini, para pemain mengikuti sesi tanya jawab yang bersifat rahasia tentang hubungan seksual mereka di masa lalu.
Program ini dipandu oleh seorang mantan detektif polisi dan seorang psikolog.
Pada tahun 2013, empat pemain Brighton diperkarakan untuk kasus kekerasan seks dterhadap seorang perempuan berumur 19 tahun di sebuah hotel di Old Bailey, Brighton. Salah satu di antaranya, Anton Rodgers, anak dari manajer Liverpool Brendan Rodgers.
Dalam pengaduan korban, ketika bangun ia menemukan dirinya dalam keadaan setengah telanjang tanpa penutup dada. Dan di telepon genggam Anton Rodgers ia menemukan foto-foto dirinya dalam keadaan setengah telanjang saat dalam keadaan tidak sadar.
Pengadilan menyatakan keempat pemain itu tidak terbukti bersalah, baik untuk kekerasan seksual maupun untuk voyeurisme.
Sejumlah kasus seksual lain tercatat di Liga Primer Inggris. Beberapa waktu lalu, pemain tim nasional Inggris dari klub Sunderland, <documentLink href="" document-type=""> Adam Johnson, ditahan polisi</documentLink> dengan sangkaan melakukan hubungan seksual dengan gadis berusia 15 tahun.
Sementara pemain Sheffield United, Chad Evans, dijatuhi hukuman lima tahun penjara setelah terbukti memperkosa seorang gadis berusia 19 tahun.
Evans mendapat <documentLink href="" document-type=""> pembebasan bersyarat </documentLink>namun upayanya untuk kembali bermain bola mendapat <documentLink href="" document-type=""> tantangan hebat</documentLink> dari berbagai kalangan.










