Hamilton juara dunia Formula 1 kedua kalinya

Sumber gambar, Reuters
"Yuhuuuu! Juara Dunia! Oh Tuhan, sungguh susah dipercaya! Terima kasih semuanya!" teriak Lewis Hamilton lewat radio komunikasi segera setelah mobilnya melewati garis akhir GP Abu Dhabi.
Inilah gelar juara dunia kedua kalinya buat Hamilton, sesudah gelar pertamanya di tahun 2008.
Pesaing beratnya yang juga rekannya setim di Mercedes, Nico Rosberg, tak mampu mencetak angka dengan finish di posisi 14 karena gangguan mesin.
<link type="page"><caption> Lewis Hamilton</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2014/11/141123_formula1_hamilton" platform="highweb"/></link> memasuki Grand Prix Abu Dhabi dengan keunggulan 17 angka dari rekan setimnya di Mercedes, Rosberg, namun sistem baru di musim 2014 yang memberi angka ganda, 50, untuk balapan terakhir ini membuat pacuan jadi lebih rumit. Karena ia minimum harus menjadi juara dua jika Nico Rosberg menjuarai balapan, dan bahkan ia tetap bisa kehilangan gelar jika Rosberg finish di posisi lima dan Hamilton gagal mencetak angka.
Lebih peliknya lagi, <link type="page"><caption> Rosberg berhasil meraih posisi pertama di kualififaks</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2014/11/141122_f1_rosberg_hamilton" platform="highweb"/></link>i, yang membuatnya melaju lebih dahulu dibanding Hamilton.

Sumber gambar, EPA
Namun Hamilton memperlihatkan mental juara dengan langsung mendahului Rosber sejak di lap pertama.
Sesudah itu Hamilton tak pernah terkejar, kecuali beberapa saat setelah melakukan pit, untuk kemudian kembali memimpin.
Sensasional
Sebaliknya Rosberg, 24, sesudah kehilangan posisi pertama, malah menderita masalah mesin di lap ke-24, yang menjadi awal dari musnahnya peluang untuk merebut gelar: mesinnya makin lama makin kehilangan daya, dan akhirnya hanya bisa masuk garis akhir di posisi 14.
Inilah gelar juara dunia yang sangat pantas buat Lewis Hamilton, yang memenangkan 11 dari 19 balapan, sementara Nico Rosberg hanya memenangkan lima balapan. Namun Lewis Hamilton sempat mengalami berbagai masalah mesin di awal-awal musim, dengan tiga kali tak bisa menyelesaikan balapan.

Sumber gambar, AFP
Persaingan Hamilton dan Rosberg mendapat bumbu lebih pedas, ketika di <link type="page"><caption> Grand Prix Belgia</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2014/08/140829_rosberg_dihukum" platform="highweb"/></link> Rosberg menabrak Hamilton hingga tak bisa melanjutkan balapan, sementara Rosberg melaju dan meraih posisi kedua.
Hamilton menuduh Rosberg sengaja menabraknya, dan Mercedes sendiri menyalahkan Rosberg dan mendendanya.
Insiden itu membuat Hamilton ketinggalan 29 angka. Namun sesudah itu ia tampil fenomenal dengan menjuarai balapan lima kali berturut-turut, dan hanya diselang sekali kemenangan Rosberg di <link type="page"><caption> GP Brasil</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2014/11/141109_rosberg_brasil" platform="highweb"/></link>, sebelum memenangkan di GP Bahrain di Sirkuit Yas Marina dengan penampilan yang sensasional.









