Mental Tottenham Hotspur "tidak lemah"

Kemenangan atas Asteras Tripolis membuka lebar peluang Spurs lolos dari babak grup.

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Kemenangan atas Asteras Tripolis membuka lebar peluang Spurs lolos dari babak grup.

Manajer Mauricio Pochettino menangkis tuduhan yang menyebutkan bahwa para pemain Tottenham memiliki mental yang lemah walau menang 2-1 di laga Piala Europa melawan Asteras Tripolis.

Sempat memimpin 2-0, permainan bagus Spurs memudar setelah turun minum. Sebelumnya, ini pernah terjadi ketika mereka kalah 2-1 ketika melawan Newcastle.

Kekalahan itu menuai kritik dari pelatih tim Inggris Gary Neville, yang menggambarkan Spurs sebagai tim yang "lemah".

"Jika Anda memiliki mental yang lemah, itu akan mempengaruhi Anda selama 90 menit, tidak hanya di saat-saat tertentu saja," bela Pochettino.

Tottenham tampaknya berada dalam kendali ketika <link type="page"><caption> Andros Townsend dan Harry Kane mencetak gol. </caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2014/11/141106_liga_eropa_hasil" platform="highweb"/></link>

Namun mereka kebobolan ketika pemain bertahan Federico Fazio melakukan pelanggaran yang berbuah kartu merah dan tendangan penalti.

"Anda harus menunjukan bahwa Anda siap di menit ke 95, 96, 97 dalam pertandingan - itu betul, itu betul," tambah Pochettino.

"Kami butuh bekerja lebih keras untuk mengasah mental dan lebih fokus dalam pertandingan."