Platini desak Piala Dunia 2022 digelar di musim dingin

Michel Platini

Sumber gambar, EPA

Keterangan gambar, Michel Platini tidak setuju Piala Dunia 2022 digelar akhir April hingga Mei.

Presiden federasi sepak bola Eropa (UEFA), Michel Platini, mengatakan putaran final Piala Dunia 2022 di Qatar harus dilaksanakan di musim dingin.

Platini, yang dianggap orang nomor dua paling berpengaruh di sepak bola dunia, kepada BBC mengatakan suhu udara di Qatar pada musim semi membahayakan kesehatan para pemain.

Sebelumnya perwakilan klub-klub besar Eropa mengusulkan Piala Dunia 2022 digelar <link type="page"><caption> ketika belahan Bumi utara mengalami musim semi</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2014/10/141024_klub_geser_jadwal_qatar.shtml" platform="highweb"/></link>, sekitar akhir April hingga Mei, ketika kompetisi domestik di banyak negara Eropa sudah selesai.

Tapi Platini tidak sependapat dengan pandangan asosiasi klub Eropa ini.

"Jangan gelar (Piala Dunia 2022) di bulan April, Mei atau Juni. Harus dilaksanakan di musim dingin," kata Platini.

"Yang turun ke lapangan bukan klub tapi para pemain dan tidak mungkin bagi seorang pemain untuk bertanding di bulan Mei ketika suhu udara (di Qatar) mencapai 40 derajat," tegas Platini.

Putaran final Piala Dunia biasanya digelar Juni hingga Juli tapi temperatur pada bulan-bulan di Qatar dinilai membahayakan keselamatan pemain.

FIFA sudah mengusulkan jadwal tradisional ini digeser ke November dan Desember.