Denda dan pembatasan penonton untuk Partizan

Pendukung Partizan Beograd

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Pendukung Partizan Beograd memajang spanduk bernada anti-Semit.

Klub Partizan Beograd dijatuhi hukuman denda dan harus bertanding di stadion yang sebagian tanpa penonton karena memajang spanduk anti-Semit saat melawan Tottenham Hotspur.

Spanduk itu merupakan tiruan logo dari seri komedi BBC, Only Fools and Horses, namun dengan beberapa kalimat yang dimodifikasi sehingga bermakna rasis.

Otorita sepak bola Eropa, UEFA, menegaskan bahwa perang melawan rasisme merupakan prioritas mereka.

"Perang itu diangkat ke tingkat yang lebih tinggi, dengan hasil hukuman yang lebih berat."

Partisan harus menutup tribun K di stadion mereka saat menghadapi Besiktas pada 23 Oktober dan denda sebesar 40.000 euro atau sekitar Rp600 juta.

Manager Spurs, Mauricio Pochettino, menggambarkan spanduk itu 'sangat menghina dan tidak bisa diterima' setelah bermain imbang 0-0 pada 18 September lalu di Stadion Partizan.

Para pejabat Tottenham <link type="page"><caption> memberi tahu UEFA tentang</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2014/09/140919_tottenham_pendukung_rasis.shtml" platform="highweb"/></link><link type="page"><caption> spanduk tersebut</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2014/09/140919_tottenham_pendukung_rasis.shtml" platform="highweb"/></link> sebelum babak pertama berakhir dan memotretnya sebagai bukti setelah pertandingan habis.

Walau Partizan sudah meminta maaf, <link type="page"><caption> UEFA tetap</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2014/09/140919_uefa_partizan" platform="highweb"/></link><link type="page"><caption> melakukan penyelidikan resmi. </caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2014/09/140919_uefa_partizan" platform="highweb"/></link>

Tottenham Hotspur memiliki sejarah keterkaitan dengan masyarakat Yahudi di London.