Klinsmann pertanyakan penunjukan wasit

Sumber gambar, Getty
Manajer tim nasional Amerika Serikat Juergen Klinsmann mempertanyakan keputusan Federasi Sepakbola Internasional (FIFA) yang mengutus wasit asal Aljazair untuk memimpin pertandingan antara AS dan Belgia yang akan berlangsung besok dini hari waktu Indonesia.
Klinsmann beralasan wasit Djamel Haimoudi, 44, mampu berkomunikasi lebih baik dengan para pemain Belgia dalam bahasa Prancis saat dia memimpin pertandingan di Salvador.
Klinsmann juga berargumentasi bahwa wasit Hamoudi akan punya kecenderungan untuk memihak Belgia mengingat tim ‘Negeri Paman Sam’ mengalahkan Aljazair pada babak grup.
“Apakah itu merupakan teori yang patut? Tidak. Kami berharap kekhawatiran ini tidak beralasan. Saya paham sulit bagi FIFA untuk memilih wasit yang klop untuk setiap pertandingan dan hal ini pelik bagi FIFA,” ujar Klinsmann.
Mantan gelandang timnas Jerman yang sukses mempersembahkan gelar Piala Dunia 1990 itu kemudian menambahkan:
”Kami akan memberi praduga tidak bersalah, kami menghormati keputusan yang sudah dibuat, dan berharap segalanya berjalan lancar. Kami tahu dia telah memimpin dua pertandingan dengan sangat baik sehingga kami harap dia melanjutkan hal itu besok,” kata Klinsmann merujuk wasit Haimoudi.
Kritik Meksiko
Kritik terhadap FIFA mengenai pengutusan wasit bukan sekali ini saja terjadi dalam ajang Piala Dunia 2014.
Sebelumnya, pelatih timnas Meksiko, Miguel Herrera, menyatakan kecewa terhadap FIFA yang menunjuk wasit Pedro Proenca memimpin pertandingan babak 16 besar antara <link type="page"><caption> Meksiko dan Belanda</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2014/06/140629_wc2014_belanda_meksiko.shtml" platform="highweb"/></link> , Senin (29/6/2014).

Sumber gambar, AP
Herrera berasalan Proenca yang berkebangsaan Portugal berasal dari benua yang sama dengan Belanda. "Mengapa FIFA memilih wasit yang berasal dari konfederasi yang sama dengan Belanda. Mengapa tidak dari Amerika Selatan, Asia, atau Afrika?"
Dalam pertandingan itu, Meksiko kalah 1-2 dari Belanda akibat dua gol Wesley Sneijder dan Klaas Jan Huntelaar pada enam menit terakhir pertandingan.









